Bandar Lampung
Sigerhub Dapat Penghargaan Inkubator dengan Kinerja Terbaik Nasional dari LPDB-KUMKM
Siger Innovation Hub (Sigerhub) dinobatkan sebagai inkubator dengan kinerja terbaik nasional dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB-KUMKM).
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Siger Innovation Hub (Sigerhub) dinobatkan sebagai inkubator dengan kinerja terbaik nasional dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB-KUMKM).
Penghargaan atas keberhasilan tersebut di terima di Jakarta Concert Hall iNews Tower, Selasa (14/12/2021) lalu.
Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki didampingi oleh Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Co-founder Orbit Venture Indonesia Ilham Habibie, dan Direktur Utama LPDB Supomo.
Penyerahan penghargaan bertepatan dengan dilaksanakannya Indonesia Fund Fest 2021.
Sigerhub adalah salah satu inkubator dari delapan inkubator yang dinobatkan oleh Pengelola Dana Bergulir (LPDB-KUMKM).
Baca juga: Pemkot Metro Lampung Siap Gelar Operasi Pasar Jelang Nataru
Inkubator tersebut, diantaranya ialah PIBI IKOPIN Bandung, BIIW Universitas Brawijaya Malang, Inbis Universitas Udayana.
Ottow Geissler University, Inkubator Startup Cubic Bandung, Inkubator Bisnis Universitas Airlangga, Oorange Universitas Padjajaran, dan IBT Universitas Tanjungpura Pontianak.
Sigerhub berhasil mengalahkan delapan inkubator tersebut, dari hasil seleksi 63 inkubator yang mendaftar se-Indonesia. ‘
Sigerhub merupakan satu-satunya inkubator yang mewakili Lampung bahkan Sumatera dalam ajang ini.
Inkubator berbasis koperasi pertama di Indonesia ini, telah menginkubasi 25 tenant dari total pendaftar 119 tenant yang bermitra dengan LPBD.
Baca juga: Universitas Lampung Raih Peringkat ke-15 pada UI GreenMetricl Nasional
Model inkubasi yang dilakukan oleh Sigerhub melalui skema koperasi startup tersebut menjadi pancingan untuk dapat terus dikembangkan di daerah lain oleh LPDB-KUMKM.
Dengan adanya inkubator yang menggunakan skema tersebut akan membantu perkembangan usaha mikro maupun startup.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam sambutannya menjelaskan dukungannya dalam program pengembangan green incubator koperasi sebagai sarana untuk mengembangkan kolaborasi bersama antara koperasi dan UMKM.
"Dengan program pengembangan green incubator, kita akan memberikan akses pembiayaan kepada UMKM yang tidak punya aset, dan kita ingin menjadikan UMKM agregator untuk masuk ke dalam skala ekonomi," jelas Teten dalam keterangan tertulis, Jumat 17 Desember 2021.
Green Incubator adalah model inkubasi oleh koperasi yang memberikan layanan inkubasi kepada ekosistem mitra atau anggota Koperasi dengan skema closed loop incubation atau open loop incubation.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Sigerhub-dapat-penghargaan.jpg)