Muktamar NU
Muktamar NU, Unila Sediakan Ruang Isolasi Bila Ada Muktamirin Terpapar Covid-19
Universitas Lampung (Unila) secara penuh mendukung pelaksanaan Muktamar NU Ke-34 di Bumi Ruwai Jurai. Hal tersebut disampaikan Nanang Trenggono, J
Penulis: Bayu Saputra | Editor: soni
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Universitas Lampung (Unila) secara penuh mendukung pelaksanaan Muktamar NU Ke-34 di Bumi Ruwai Jurai.
Hal tersebut disampaikan Nanang Trenggono, Jubir Panitia Lokal Muktamar NU Ke-34 kepada awak media di Perpustakaan Unila, Senin (20/12/2021).
Semua muktamirin harus taat dengan prokes, dan panitia sudah menyiapkan gedung isolasi yang akan dijadikan tempat isolasi bagi yang terpapar Covid-19.
"Kita sudah siapakan RSPTN Unila untuk tempat peserta yang terpapar dan jika RSPTN Unila tidak cukup menampung maka kita akan sediakan ruang isolasi di RSUDAM, " kata Nanang.
Pihaknya sejauh ini bekerja sama dengan Pemprov Lampung untuk tempat isolasi. "Secara teknis Unila menyatakan 100 persen siap menyukseskan Muktamar NU Ke-34," kata Nanang
"Hari ini adalah registrasi untuk panitia sekitar 625 orang, kemudian untuk besok registrasi peserta sekitar 1.200-an dari total 2000an orang, " kata Nanang
Adapun prosedur prokes yang harus dilalui para muktamirin adalah lewat registrasi online dan bisa datang ke venue GSG Unila. Peserta Muktamar akan diarahkan untuk check in ke pos yang sudah disediakan diluar gedung GSG Unila.
Saat tiba dipos, peserta akan dicek suhunya oleh petugas dan diharuskan sudah siap dengan aplikasi peduli lindungi yang ada di HP-nya.
"Petugas Peduli lindungi akan memandu peserta untuk melakukan scan barcode guna mengetahui apakah peserta sudah divaksin dan sudah melakukan pengecekan kesehatannya seperti PCR atau rapid antigen, " kata Nanang
Peserta yang belum melakukan test rapid antigen dan vaksin akan dirapid terlebih dahulu oleh panitia secara langsung (on site).
Panitia telah mempersiapkan test rapid antigen dan vaksin untuk mengantisipasi hal tersebut. Jika hasil rapid negatif, peserta akan mendapatkan vaksin.
Jika hasil rapid positif (dengan gejala atau OTG) maka peserta akan dibawa oleh ambulance untuk diisolasi di RSPTN Universitas Lampung yang ada di depan.
Baca juga: Muktamar NU, Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen Istikharah Tentukan Pilihan Ketua PBNU
Peserta akan dimonitoring oleh nakes. Jika tahap ini sudah berhasil akan dilakukan scan barcode peserta.Bagi peserta yang belum registrasi online bisa melakukannya di meja registrasi yang telah disediakan. Setelah mendaftar secara offline, peserta akan mendapatkan barcode yang akan discan.