Breaking News:

Lampung Selatan

Urai Penumpukan saat Nataru, PT ASDP Imbau Pengguna Jasa Beli Tiket Online via Ferizy

PT ASDP mengimbau pengguna jasa agar mempersiapkan perjalanannya, dengan melakukan reservasi tiket secara online via Ferizy.

Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
PT ASDP mengimbau pengguna jasa agar mempersiapkan perjalanannya, dengan melakukan reservasi tiket secara online via Ferizy. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - PT ASDP mengimbau pengguna jasa agar mempersiapkan perjalanannya, dengan melakukan reservasi tiket secara online via Ferizy.

Serta penumpang diminta untuk tetap mematuhi syarat perjalanan yang ditetapkan.

Termasuk menunjukkan data vaksin dan antigen/PCR di aplikasi PeduliLindungi.

Genderal Manager PT ASDP Cabang Bakauheni Lampung Selatan Solikin mengatakan untum mengurai penumpukan di Pelabuhan saat Nataru, pengguna jasa dapat membeli tiket secara online di aplikasi Ferizzy.

"Kini beli tiket via online semakin mudah. Bisa melalui ponsel dan dapat beli tiket mulai H-60 hingga maksimal 2 jam sebelum keberangkatan," kata Solikin, Senin (20/12/2021)

"Pengguna jasa tidak perlu antre lagi di pelabuhan, cukup scan barcode yang didapat saat beli online. Lalu akan mendapat boarding pass untuk naik kapal. Pembelian tiket secara online ini turut mendukung kebijakan Pemerintah di masa pandemi Covid-19 untuk menjaga jarak (physical distancing) demi meminimalisir interaksi dengan petugas loket," jelasnya.

Solikin mengatakan dalam setiap perjalanan ferry, pengguna jasa agar membeli tiket secara mandiri melalui www.ferizy.com / aplikasi Ferizy dan Sales Channel resmi Ferizy yaitu Gerai Alfamart dan/ Agen BRILink.

"Dalam proses pengisian data juga wajib mengisi identitas diri dan kendaraan secara lengkap sesuai KTP dan STNK. Serta pastikan seluruh jumlah penumpang dalam kendaraan terdata di dalam tiket. Agar terdata dengan baik dan benar di dalam data manifest kapal," katanya.

"Jika pengguna jasa hanya melampirkan QR code tanpa data perjalanan. Serta e-ticket tidak mencantumkan identitas diri, jumlah penumpang, golongan kendaraan, dan nomor polisi kendaraan sesuai dengan kartu identitas dan STNK. Maka tidak akan dilayani di loket," tegasnya.

Solikin mengatakan dalam menekan penyebaran Covid-19, Pemerintah tetap melanjutkan penerapan PPKM dengan menetapkan syarat perjalanan penyeberangan wajib menunjukkan kartu vaksin (minimal dosis pertama).

Baca juga: Jumlah Penumpang Pelabuhan Bakauheni-Merak Naik 15 Persen Jelang Nataru

"Penumpang harus melampirkan hasil negatif Rapid Test PCR yang berlaku 3x24 jam atau Antigen yang berlaku 1x24 jam," katanya.

"Pengecualian diberikan kepada pengguna jasa 12 tahun ke bawah yang dibebaskan menunjukkan kartu vaksin. Pengguna jasa dengan kondisi kesehatan khusus ataupun komorbid dengan melampirkan surat keterangan dokter dari RS Pemerintah," jelasnya.

"Mohon pastikan syarat perjalanan ini sudah disiapkan lengkap saat akan berangkat dari rumah," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved