Muktamar NU
Muktamar NU 2021, Singgung Karakter Pewaris NU, KH Miftachul Akhyar: Harus Mendunia
Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar dalam sambutannya pada pembukaan Muktamar NU 2021 singgung soal kepribadian pewaris NU.
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Dedi Sutomo
Dia berharap dengan kekurangannya selama menjabat Rais Aam, semua warga Nahdliyin dan seluruh jajaran pengurus PBNU bisa membukakan pintu maaf untuknya.
"Namun, semoga para muassis memahami dan memaafkan al fakir ini, amin ya rabbal alamin," pungkasnya.
Hadir pada acara ini Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Maruf Amin, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri PDTT Abdul Halim Iskandar.
Kemudian, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar, Wasekjen Golkar Lodewijk Freidrich Paulus, serta jajaran para kiai dan ulama NU kondang lainnya.
Apresiasi Penanganan Covid-19
Di sisi lain, dalam sambutan saat membuka Muktamar NU 2021, Presiden Joko Widodo apresiasi NU sudah bantu pemerintah dalam penanganan Covid-19.
Diketahui, Presiden Joko Widodo membuka secara resmi Muktamar ke-34 NU di Pondok Pesantren Darussa’adah, Gunung Sugih, Lampung Tengah, Rabu (22/12/2021).
Peresmian Muktamar NU ditandai dengan pemukulan rebana oleh Presiden Jokowi.
Tak sendiri, Jokowi didampingi Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin; Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar; Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj; Menteri Sekretaris Negara, Pratikno; Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas; dan Gubernur Provinsi, Lampung Junaidi.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya secara resmi membuka Muktamar ke-34 NU,” kata Jokowi menutup pidato sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada NU yang telah membantu pemerintah dalam menenangkan masyarakat di masa pandemi Covid-19.
Terima kasih juga ia ucapkan karena NU telah mengajak masyarakat untuk terus menaati protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi.
“Kedua, juga terima kasih Nahdlatul Ulama yang telah mengajak untuk menaati prokes dan ikut berbondong-bondong dalam program vaksinasi,” ucapnya.
“Ini saya rasakan betul ajakan para kiai dan ulama untuk ikut vaksinasi,” lanjutnya.
Presiden Jokowi juga mengapresiasi penerapan prokes yang ketat dengan pendampingan dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 dalam penyelenggaraan Muktamar ke-34 NU.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Muktamar-NU-2021-KH-Miftachul-Akhsyar-Singgung-Karakter-Pewaris-NU-Harus-Mendunia.jpg)