Bandar Lampung
Warga Lampung Belum Dapat Giliran Umrah, Kemenag: Kami Hanya Regulator
Pemerintah pusat telah membuka ibadah umrah kepada masyarakat Indonesia termasuk warga Lampung.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Pemerintah pusat telah membuka ibadah umrah kepada masyarakat Indonesia termasuk warga Lampung.
Kabid Penyelenggara Haji dan umrah Kanwil Kemenag Lampung M Ansori F Citra, mewakili Kakanwil Juanda Naim mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi kapan giliran warga Lampung pergi ke tanah suci untuk umrah.
"Sudah kita tanyakan kepada pihak PPIU yang besok berangkat pada 8 Januari kita dari warga Lampung belum dapat gilirannya, " kata Ansori saat diwawancarai Tribun Lampung, Jumat (7/1/2022)
Menurutnya umrah tidak bersifat Goverment to Goverment (GtoG) tetapi Business to Business (BtoB) sehingga pihaknya tidak menerima pendaftaran.
"Kemenag Lampung hanya regulator dan mereka langsung dari pusat umrahnya," katanya.
Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Bandar Lampung Belum Berencana Kirim Jamaah Umrah
Kendati demikian, Kata Ansori, dari Kemenag Lampung menyambut baik pembukaan umrah.
"Karena kita selama pandemi ini tidak bisa ke tanah suci dan besok alhamdulillah kita diberikan umrah dari Kerajaan Arab Saudi, " sebut Ansori
"Kita tetap meminta data jamaah umrah ke PPIU sebagai bahan untuk evaluasi pengawasan dan bersinergi tetap meminta data kepada mereka," imbuh Ansori
Ansori menambahkan jamaah umrah harus mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang ketat, sebelum berangkat 3 hari dikarantina.
Lalu juga nanti setelah kepulangan juga karantina 7 hari, upaya ini mencegah adanya penularan covid-19.
Baca juga: Pemkab Lampung Selatan Anggarkan Rp 1,44 Miliar untuk Umrah
"Jadi kalau jamaah umrahnya berduit bisa saja dikarantina di hotel dan bisa saja pakai asrama haji untuk karantina," kata Ansori. (Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra)