Breaking News:

Mesuji

Kader NU di Mesuji Gerak Cepat Bantu Korban Banjir di Desa Labuhan Permai

Desa di Labuhan Permai, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji terdampak banjir akibat meluapnya air sungai di musim penghujan.

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi warga
Kader NU Mesuji terjun ke lokasi banjir desa Labuhan Permai Mesuji.  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Desa di Labuhan Permai, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji terdampak banjir akibat meluapnya air sungai di musim penghujan, Senin (10/1/2022).

Dari kondisi tersebut membuat sejumlah tokoh, kader penggerak NU Kecamatan Way Serdang dan pengurus PCNU Kabupaten Mesuji bergerak cepat untuk membantu para korban yang terdampak banjir.

Menurut Ketua koordinator Kader Penggerak NU di Kecamatan Way Serdang, Tri Wibowo, kegiatan ini adalah bentuk kepedulia warga NU kepada sesama.

"Sebab kami warga NU diajarkan oleh muazis untuk selalu siap dan tanggap akan kepedulian terhadap sesama. Apalagi ini masih saudara kita sendiri dan ini adalah wujud dari rasa cinta tanah air," ujarnya.

Bowo sapaan akrabnya mengatakan bantuan yang diberikan tersebut murni dilakukan atas dasar rasa kemanusiaan dan kepedulian NU terhadap sesama.

Selanjutnya, Bowo menjelaskan bantuan yang diberikan untuk korban banjir itu bersumber dari kas Laziz NU masing-masing ranting.

Serta penggalangan dana di pintu Exit Tol Way Kenangan dan Pasar Panca Warna, yang dilakukan oleh para kader NU di Kabupaten Mesuji.

"Alhamdulillah di gerbang tol Way Kenanga kami mendapatkan uang tunai Rp 1.200.000,- dan di Pasar Panca Warna Rp 1.300.000," paparnya.

Kemudian, Bowo memaparkan, adapun bantuan yang diberikan kepada korban banjir meliputi paket sembako berupa beras, mi instan, minyak goreng, susu, kopi dan air mineral.

"Sebab, memang sebelumnya kita sempat melihat namanya banjir pasti krisis air bersih," ucapnya.

Baca juga: Ada Tujuh Kasus DBD di Mesuji Lampung pada Pekan Pertama Januari 2022

Lebih lanjut, Bowo berharap kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mesuji untuk lebih cepat tanggap darurat bencana.

"Jadi ya responnya harus segera mungkin, jangan nunggu lama ya sebab namanya keluarga yang terkena musibah kebutuhan makanan, obat-obatan, dan air bersih sangat dibutuhkan cepat," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id /M Rangga Yusuf)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved