Lampung Tengah
Sempat Kabur ke Jawa, Maling Ayam dari Lamteng Diringkus
pelaku pencurian empat ekor ayam milik warga di Kecamatan Seputih Banyak, akhirnya berhasil ditangkap setelah kembali ke rumahnya
Penulis: syamsiralam | Editor: soni
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNGTENGAH - Lima bulan kabur ke Pulau Jawa, pelaku pencurian empat ekor ayam milik warga di Kecamatan Seputih Banyak, akhirnya berhasil ditangkap setelah kembali ke rumahnya di Siswo Bangun.
Pelaku Kasno (44) diamanakan di rumahnya, Jumat (7/1/2022). Ia merupakan buron Polsek Seputih Banyak berdasrakan laporan korban Yusuf, warga Kampung Tanjung Harapan, Seputih Banyak, Rabu 27 Juli 2021 lalu
Kapolsek Seputih Banyak Iptu Tarmuji mendampingi Kapolres AKBP Oni Prasetya menjelaskan, Kasno menjadi buron jajarannya berdasrakan pengembangan kasus pencurian ayam milik Yusuf yang pihaknya lakukan.
"Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan korban, diketahui empat ayam Bangkok milik korban, dicuri oleh pelaku (Kasno) pada Juli 2021 lalu," kata Iptu Tarmuji, Minggu (16/1/2022).
Tarmuji menerangkan, pihkanya mendapat penjelasan dari seorang pedagang ayam di Pasar Seputih Banyak, bahwa ia membeli ayam bangkok dari Kasno pada Juli 2021 lalu.
"Namun setelah dilakukan usahan penangkapan terhadap pelaku, diketahui ia sudah tidak ada lagi di rumahnya, dan pergi ke luar kota," bebernya.
Baca juga: Pria Pakai Topeng Rudapaksa Ibu Rumah Tangga saat Tertidur Pulas, Niat Mau Maling Ayam
Barulah setelah lebih kurang lima bulan pelaku keluar dari rumahnya, diketahui ia kembali lagi ke Kampung Siswo Bangun, dan dilakukan penangkapan
Pengakuan pelaku Kasno, aksi pencurian empat ekor ayam bangkok milik korban Yusuf dirinya lakukan pada dini hari dengan cara merusak pagar ke arah kandang di belakang rumah korban.
"Saya rusak pagar paranet, lalu membakar tali plastik paranet dengan korek api. Setelah itu masuk ke pekarangan rumah korban dan menuju ke kandang ayam," kata Kasno di Mapolsek Seputih Banyak.
Setelah itu, pelaku membuka kandang ayam milik korban, dan mencuri empat ekor ayam bangkok, lalu setelah itu keluar kembali dari pagar yang ia rusak.
Keesokan harinya, empat ekor ayam bangkok tersebut pelaku jual di penjual ayam di Pasar Seputih Banyak. Setelah itu pelaku melarikan diri ke Pulau Jawa.
Yusuf mengetahui menjadi korban pencurian ayam setelah hendak memberi pakan ternaknya tersebut pada pagi hari.
Sebelum keluar ke belakang rumahnya, korban merasa curiga karena tidak ada satupun ayamnya yang berkokok di pagi hari.
"Biasanya selalu terdengar ayam berkokok dari belakang rumah. Tapi pagi itu tidak terdengar, lalu saya keluar mau beli pakan, ternyata kecurigaan saya benar, ayam-ayam saya sudah hilang dicuri," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Pelaku-Kasno-diamankan-di-Mapolsek-Seputih-Banyak.jpg)