Pringsewu
Obat Nyamuk Picu Kebakaran di Ponpes Ash Sholihah Pringsewu
Api dapat dipadamkan sekitar 1,5 jam berkat kerja keras warga dengan petugas Bhabinkamtibmas dan datangnya dua unit mobil pemadam kebakaran.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Polres Pringsewu mengungkap kebakaran Pondok Pesantren Ash Sholihah di Pekon Bumirejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu diakibatkan oleh obat nyamuk bakar.
Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi mengungkapkan, berdasar keterangan sejumlah saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), terindikasi penyebab kebakaran adalah obat nyamuk yang dibakar santri.
"Diduga kebakaran akibat santri menyalakan obat nyamuk bakar yang kemudian mengenai kain gorden," ujar Rio, melalui Humas Polres Pringsewu, Selasa (18/1/2022).
Oleh sebab itu, tambah Rio, timbul api membesar lalu membakar atap bangunan.
Baca juga: Bupati Lampung Barat Tinjau Korban Kebakaran dan Jenguk Warga Pengidap Kanker Tulang
Api dapat dipadamkan sekitar 1,5 jam berkat kerja keras warga dengan petugas Bhabinkamtibmas dan datangnya dua unit mobil pemadam kebakaran.
Rio meminta masyarakat untuk mengantisipasi gejadian serupa.
Maka, dia pun mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati menggunakan obat nyamuk jenis bakar agar menempatkannya di tempat yang aman dan jauh dari bahan-bahan yang mudah terbakar.
Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi didampingi sejumlah pejabat utama dan kapolsek meninjau lokasi kebakaran di Ponpes Ash Sholihah di Pekon Bumirejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu.
Puluhan personel juga diturunkan untuk membantu evakuasi barang dan membersihkan puing-puing rumah yang terbakar.
Bantuan dalam bentuk material dan bahan pangan juga diberikan Polres Pringsewu guna meringankan beban pengasuh dan para santri.
( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik Budiawan )