Metro
Qomaru Zaman Minta Musrenbang di Metro Kedepankan Kota Layak Anak
Menurutnya, permasalahan dari masyarakat yang tidak dapat diselesaikan dalam musyawarah masyarakat desa akan dibawa ke dalam musrenbang kelurahan.
Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Wakil Wali Kota Metro Qomaru Zaman meminta kelurahan mengedepankan pembangunan untuk mewujudkan Kota Layak Anak (KLA).
"Pelaksanaan musrenbang tingkat kelurahan tahun ini sangatlah penting. Tentu dengan mengedepankan pembangunan anak melalui kegiatan forum anak menuju Kota Layak Anak," ujarnya saat membuka musrenbang di Kelurahan Metro, Senin (31/1/2022).
Menurutnya, permasalahan dari masyarakat yang tidak dapat diselesaikan dalam musyawarah masyarakat desa akan dibawa ke dalam musrenbang kelurahan.
Bila belum dapat diselesaikan, maka akan dibawa ke musrenbang kecamatan.
Baca juga: Musrenbang di Bandar Lampung Dimulai Akhir Januari 2021
"Apabila belum juga dapat terselesaikan di tingkat kecamatan, maka permasalahan tersebut diangkat ke dalam musrenbang kota. Pembangunan manusia dan infrastruktur itu harus berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan beberapa sektor, terutama pendidikan dan kesehatan," imbuhnya.
Dijelaskannya, musrenbang adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan (stakeholder) untuk menyepakati rencana kerja pembangunan (RKP) tahun anggaran yang direncanakan, dengan mengacu pada rencana strategis (renstra) kelurahan.
"Harapannya mampu membangun kesepahaman tentang kepentingan dan kemajuan kelurahan, dengan cara memotret potensi dan sumber-sumber pembangunan yang tidak tersedia baik dari dalam maupun luar kelurahan," tukasnya.
Sementara Lurah Metro Ferry Wahyudi menambahkan, musrenbang merupakan salah satu wadah dalam menyusun program kelurahan di semua bidang.
Selain itu, untuk menyusun rencana anggaran dan kegiatan pada tahun berikutnya.
"Pelaksanaan dana pada tahun 2021 di Kelurahan Metro telah digunakan untuk pembuatan saluran air, gorong-gorong, drainase, dan penanganan wabah Covid-19. Dan pada pembangunan tahun 2023 mendatang, kita mengusulkan perbaikan jalan , drainase, gorong-gorong, sarana prasarana, kegiatan stunting dan kegiatan forum anak menuju Kota Layak Anak," tuntasnya.
( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak )