Lampung Timur

Wagub Nunik Mengajak Pengurus Fordaf Lampung Tangkal Paham Radikalisme

Wakil Gubernur Provinsi Lampung Chusnunia Chalim mengajak Pengurus Forum Da'iyah Fatayat (Fordaf) Se-provinsi Lampung menangkal paham radikal.

Tayang:
Penulis: Yogi Wahyudi | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id / Yogi Wahyudi
Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Lampung Chusnunia Chalim mengajak Pengurus Forum Da'iyah Fatayat (Fordaf) Se-provinsi Lampung untuk menangkal paham radikalisme di Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TIMUR - Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Lampung Chusnunia Chalim mengajak Pengurus Forum Da'iyah Fatayat (Fordaf) Se-provinsi Lampung untuk menangkal paham radikalisme di Lampung.

Hal tersebut disampaikan Chusnunia Chalim atau yang kerap disapa Nunik, dalam kegiatan pelantikan Fordaf Se-provinsi Lampung, di Gedung Aula Islamic Center, Sukadana Lampung Timur, Minggu (13/2/2022).

"Kita mungkin pernah dengar penangkapan teroris di Lampung, atau indikasi adanya aliran radikalisme, tentu di provinsi Lampung, dalam mencegah faham tersebut, kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri," ujar Nunik.

"Mari kita bersama-sama menangkal radikalisme. Oleh karena itu, mari kita jaga warisan dari pahlawan bangsa, termasuk disintegrasi radikalisme," sambung Nunik.

Sementara, Bupati Lampung Timur, Dawam Rahardjo mengatakan, Fordaf merupakan tempat bernaung para da'i di NU dan Fatayat.

Baca juga: Penerapan PPKM Level 2, Pemkab Lampung Timur Batasi Jumlah Pengunjung Rumah Makan Hanya 50 Persen

"Secara resmi, da'i-da'i yang bernaung di keluarga besar NU dan sahabat Fatayat, akan aktif disini, yang tadinya hanya dakwah Offline, sementara sekarang Dunia medsos semua sudah online dan kita dituntut mengikuti perkembangan zaman," kata Dawam.

Ia mengungkapkan, para da'i di Fordaf harus mampu mengikuti perkembangan zaman.

"Artinya da'i-da'i saat ini harus mengikuti dunia salah satunya dengan dakwah secara online," ungkap Dawam.

Dirinya berharap, para da’I mampu bersinergi agar dakwah dapat diakses oleh seluruh umat.

"Harapannya, kedepan kita bisa bersinergi dengan seluruh da'i agar dakwah dapat diakses oleh seluruh umat secara luas.”

“Dimanapun dan kondisi apa pun meskipun kondisi covid-19, sehingga tetap bisa menuntut ilmu tanpa harus langsung berjumpa," tutupnya.

(Tribunlampung.co.id / Yogi Wahyudi)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved