Kesehatan

Halo Dokter, Gejala Peritonitis dan Cara Mengobatinya

Peritonitis adalah peradangan pada lapisan dinding perut (peritoneum). Peritonitis terbagi menjadi primer dan sekunder.

Editor: Reny Fitriani
Tribunnews
Ilustrasi - Sakit perut. Gejala peritonitis dan cara mengobatinya. 

Peritonitis tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena berisiko kematian.

Apalagi kalau yang mengalami peritonitis usianya sudah di atas 60 tahun, risiko kematiannya bisa lebih besar dibandingkan dengan yang masih muda.

Untuk itu jika mengalami peritonitis harus segera datang ke dokter agar mendapatkan penanganan lebih cepat.

Sebelum memberikan penanganan, dokter akan melakukan anamnesa ke pasien untuk mengetahui yang dialami peritonitis primer atau sekunder.

Sebab penanganan peritonitis primer dan sekunder beda.

Misal pasien mengalami peritonitis sekunder karena usus buntu pecah.

Penangananya hanya bisa dengan operasi.

Tidak ada cara lain.

"Operasinya pun tidak boleh ditunda atau diulur-ulur waktunya. Operasinya harus dilakukan dengan cepat, karena operasi peritonitis seperti kejar-kejaran dengan waktu," kata dr Andi.

(Tribunlampung.co.id/Jelita Dini Kinanti)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved