Lampung Selatan
Enam Desa di Lampung Selatan Dilaporkan Masuk Daerah Tertinggal
Saat ini terdapat 6 desa tertinggal dari jumlah 256 desa yang ada di Kabupaten Lampung Selatan. Ini berdasar Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2021.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Kiki Novilia
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Saat ini terdapat 6 desa tertinggal dari jumlah 256 desa yang ada di Kabupaten Lampung Selatan
Klasifikasi desa tertinggal itu berdasarkan status Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2021.
Adapun yang termasuk dalam klasifikasi desa tertinggal di Lampung Selatan yakni Desa Sukajaya Kecamatan Penengahan dengan nilai IDM 0,5925, Desa Mekar Jaya Kecamatan Merbau Mataram dengan nilai IDM 0,5786, Desa Karang Jaya Kecamatan Merbau Mataram dengan nilai IDM 0,5783.
Lalu Desa Karang Raja Kecamatan Merbau Mataram dengan nilai IDM 0,5621, Desa Baru Ranji Kecamatan Merbau Mataram dengan nilai IDM 0,5211, dan Desa Purwodadi Dalam Kecamatan Tanjung Sari dengan nilai IDM 0,5105.
Desa-desa itu masuk dalam klasifikasi desa tertinggal lantaran nilai IDM kurang dari atau sama dengan 0,5989 dan lebih dari 0,4907.
Baca juga: Beras Gratis untuk Warga Lampung Selatan yang Ikut Vaksinasi Massal Hari Ini
Berdasarkan data, total desa di Lampung Selatan yang masuk dalam klasifikasi desa maju adalah sebanyak 63 desa.
Sementara yang masuk dalam klasifikasi desa berkembang sebanyak 187 desa.
Penilaian IDM itu dihasilkan dari rata-rata indeks ketahanan sosial, indeks ketahanan ekonomi dan indeks ketahanan lingkungan.
Terdapat 5 klasifikasi status IDM yakni desa sangat tertinggal, desa tertinggal, desa berkembang, desa maju, dan desa mandiri.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Lampung Selatan Erdiyansyah membenarkan terdapat 6 desa yang masuk dalam klasifikasi Desa tertinggal di Lampung Selatan.
Baca juga: Minibus Tabrak Tronton di Jalan Tol Lampung Selatan, Dua Orang Meninggal Dunia
Erdi mengatakan, pihaknya menargetkan 6 desa tersebut berubah menjadi desa berkembang pada tahun 2022 ini.
"Iya ada 6 desa. Tahun ini kita menargetkan 6 desa tertinggal itu untuk naik statusnya jadi berkembang tahun ini," kata Eri, Minggu (27/2/2022).
Erdi menjelaskan sebanyak 5 inovasi yang dilakukan pihaknya untuk diterapkan di 6 desa tertinggal tersebut supaya bisa naik menjadi desa berkembang.
"Kita ada 5 inovasi yang bisa diterapkan di desa tertinggal itu biar mereka bisa naik statusnya menjadi desa berkembang di tahun ini. Di antaranya Desa Pintar (D'STAR), Desa Wisata (Desta)," ujarnya.
"Lalu kami juga punya inovasi namanya Wahana Konsultasi Peningkatan Ekonomi dan Pendapatan Asli Desa (NASI PeDes), Desa Swasembada Gizi (DEZI), dan Klinik Desa (KLINDES)," pungkasnya.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Enam-Desa-di-Lampung-Selatan-Dilaporkan-Masuk-Daerah-Tertinggal.jpg)