Bandar Lampung

Wisata Pantai Tetap Ramai Walau Kasus Covid-19 di Lampung Melonjak

Sejumlah wisatawan tampak memadati Pantai Mutun, Pesawaran, Minggu (27/2/2022). Tingginya kasus Covid-19 tak menyurutkan niat untuk berwisata.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id / Vincensius Soma Ferrer
Ilustrasi pantai. Pantai Tetap Ramai Walau Kasus Covid-19 Melonjak. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sejumlah wisatawan tampak memadati Pantai Mutun, Pesawaran, Minggu (27/2/2022). 

Meski kasus Covid-19 di Lampung masih tinggi, rupanya tak menyurutkan niat untuk wisata ke pantai.

Berdasarkan pantauan Tribun Lampung, banyak wisatawan yang berasal dari luar Lampung, seperti Sumatera Selatan, Jakarta, Banten, dan sebagainya.

Seorang pengunjung, Ibnu mengatakan, alasannya berwisata di akhir pekan ini lantaran belum ada pelarangan dari pemerintah.

"Mending liburan sekarang, meski nanti akhir bulan ada libur hari raya keagamaan. Tapi belum tentu sekarang situasinya, bisa saja dipaksa tutup lagi tempat wisata," kata Ibnu.

Baca juga: Empat Remaja Terlibat Tawuran di Jalan Tamin Bandar Lampung, Bawa Celurit hingga Parang

Selain pantai Mutun, beberapa wisata bahari lainnya di Pesawaran dan Lampung Selatan juga nampak masih ramai wisatawan.

Sebagai informasi, pihak pengelola pantai sudah memfasilitasi adanya barcode Peduli Lindungi.

Namun, animo masyarakat membuat fasilitas tersebut dan protokol kesehatan nampak terabaikan.

"Bukan cuma protokol kesehatan, banyak wisatawan yang datang juga abai kebersihan, banyak sampah berserakan sehingga membuat pantai jadi kotor," terang Ibnu.

Meski nampak ramai, seorang pedagang keliling di pantai tersebut mengatakan jumlah wisatawan terus menurun.

"Ini masih sepi, orang kalau libur tanggal merah aja kadangan sepi. Kalau keadaan normal, lagi tidak Covid, bisa ramai sekali harusnya," kata Rudi, seorang pedagang.

( Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved