Pringsewu

Kapolda Lampung Target Pembangunan Gedung Makopolres Pringsewu Selama 6 Bulan

Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno menargetkan pembangunan Makopolres Pringsewu selesai dalam masa enam bulan kerja.

Tribunlampung.co.id/Robertus Didik
Kapolda Lampung Irjen Pol Endro Sugiatno bersama Bupati Pringsewu Sujadi. Pembangunan Makopolres Pringsewu ditarget rampung 6 bulan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno menargetkan pembangunan Makopolres Pringsewu selesai dalam masa enam bulan kerja.

"Enam bulan datang ke sini, kita peresmian," ujar Hendro kepada wartawan usai meletakkan batu pertama pembangunan gedung Makopolres Pringsewu, Kamis, 10 Maret 2022.

Anggaran pembangunan gedung Makopolres Pringsewu, disebut Hendro, sekitar Rp 13, 9 miliar untuk fisiknya.

Rincinya, anggaran gedung  Makopolres Pringsewu dengan total angaran sebesar Rp. 12.433.864.000.

Serta gedung sentra pelayanan kepolisian terpadu sebesar Rp. 1.500.000.000.

Jadi Hadiah HUT ke-13 Pringsewu

Sebelumnya diberitakan, Makopolres Pringsewu seharusnya dibangun pada 2021 lalu.

Namun karena situasi pandemi Covid-19, anggarannya ikut terkena refocusing.

Kendati begitu pembangunan Makopolres Pringsewu tetap berjalan di tahun 2022 ini.

Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno mengatakan, mundurnya pembangunan Makopolres Pringsewu ada hikmahnya.

"Ini hadiah ulang tahun Kabupaten Pringsewu yang ke-13, juga ucapan terimakasih kepada Bupati (Sujadi) jelang akhir jabatannya," kata Hendro dalam sambutannya di acara peletakkan batu pertama pembangunan gedung Makopolres Pringsewu, Kamis, 10 Maret 2022.

Ia pun meminta kepada Kapolres AKBP Rio Cahyowidi untuk mengundang Sujadi saat peresmian gedung Makopolres Pringsewu nanti.

"Karena beliau mengukir sejarah Polres Pringsewu," ujarnya.

Bupati Pringsewu Sujadi menuturkan, masa jabatannya memimpin Kabupaten Pringsewu tinggal 73 hari lagi.

Dia berharap di sisa masa jabatannya, bila memungkinkan ada yang perlu diurus untuk kelengkapan Makopolres supaya dapat segera dikoordinasikan.

Bila memungkinkan, kata dia, akan ditata di APBD.

Apakah itu di perubahan atau di APBD murni 2023.

(Tribunlampung.co.id/Robertus Didik)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved