Berita Terkini Artis

Pekerjaan Doni Salmanan di KTP Jadi Sorotan, Bareskrim Polri: Buruh Harian Lepas

Pekerjaan asli Doni Salmanan dalam KTP menjadi sorotan setelah Bareskrim Polri menggelar konfrensi pers pada Selasa (15/3/2022).

Editor: Hanif Mustafa
Instagram/@donisalmanan
Ilustrasi. Pekerjaan asli Doni Salmanan dalam KTP menjadi sorotan setelah Bareskrim Polri menggelar konfrensi pers pada Selasa (15/3/2022). 

Tribunlampung.co.id - Pekerjaan asli Doni Salmanan dalam KTP menjadi sorotan setelah Bareskrim Polri menggelar konfrensi pers pada Selasa (15/3/2022).

Dalam konfrensi pers tersebut, Bareskrim Polri membeberkan seluruh identitas Doni Salmanan.

Termasuk pekerjaan asli Doni Salmanan yang masih buruh harian lepas di dalam KTP.

Sebagiamana diketahui pekerjaan tersangka kasus Quotex Doni Salmanan di Kartu Tanda Penduduk (KTP) ternyata sebagai buruh harian lepas.

Hal ini diungkap Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Baca juga: Bareskrim Polri Blokir 8 Rekening Doni Salmanan

Baca juga: Fuji Minta Putus dengan Thariq Halilintar, Tak Tahan Dituntut Jadi Sempurna

Dia juga masih berusia 23 tahun.

"Adapun DS saat ini berusia 23 tahun, pekerjaan adalah sesuai KTP buruh harian lepas, beralamat di jalan Candra Asih, Perumahan Kota Baru, Bandung Barat," ujar Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Asep Edi Suheri di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Selasa (15/3/2022).

Asep menuturkan bahwa kini Doni Salmanan terjerat dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong alias hoax dan menyesatkan yang bisa mengakibatkan kerugian masyarakat.

Dia menyebarkan informasi itu melalui akun Youtube King Salaman.

"DS melakukan perbuatan melawan hukum dengan cara membuat video dalam channel YouTube King Salaman yang beirisikan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik dengan cara seolah-olah tersangka DS mendapatkan uang miliaran rupiah dari hasil main trading valuta asing di website Quotex," jelas dia.

Selain itu, Asep menuturkan bahwa Doni Salmanan diduga melakukan pamer harta dengan maksud dan tujuan untuk meyakinkan masyarakat yang menonton YouTube agar ikut bergabung dan bermain trading di website Quotex.

"Video yang disebarkan berisi promosi trading yang menjanjikan keuntungan disertai dengan peragaan oleh tersangka DS yang seolah-olah dirinya sedang melakukan trading debit flow atau penarikan dengan hasil keuntungan miliaran rupiah," pungkasnya.

Baca juga: Sikap Anak Mawar AFI saat Bertemu Sang Ayah Steno Ricardo, Diam dan Sibuk Bermain Ponsel

Baca juga: Alasan Puput Ibu Tiri Vanessa Angel Gugat Cerai Doddy Sudrajat

Diberitakan sebelumnya, tersangka kasus Quotex, Doni Salmanan meminta maaf soal kasus yang kini menjeratnya sebagai tersangka dalam dugaan kasus penipuan berkedok trading binary option melalui platform Quotex.

Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh Doni Salmanan dalam gelar konfrensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Selasa (15/3/2022).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved