Pentolan MACI Lampung Big Berry Berpulang, Thomas Riska: Dia Sosok Kental dengan Persahabatan

Suko Barisman lebih dikenal sebagai Big Berry. Ia telah malang melintang di dunia otomotif Lampung selama puluhan tahun.

Editor: Andi Asmadi
Repro Pos Kota Lampung
Almarhum Suko Barisman yang dikenal juga dengan sebutan Big Berry, salah satu pentolan MACI Lampung. Big Berry meninggal dunia di Lombok pada Sabtu (19/3/2022) malam saat touring untuk menonton MotoGP Mandalika. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Penggemar motor antik dan klasik di Lampung berduka. Salah satu pentolan Motor Antieq Club Indonesia (MACI) Lampung, Haji Suko Barisman Pitoro (61), berpulang tatkala sedang menjalankan hobinya, touring menggunakan motor besar, di Nusa Tenggara Barat, Sabtu (19/3/2022) malam.

Suko Barisman lebih dikenal sebagai Big Berry. Ia telah malang melintang di dunia otomotif Lampung selama puluhan tahun.

Kegemarannya adalah menunggangi motor Harley Davidson Sportster kesayangannya, melanglang buana ke berbagai kota di tanah air, bahkan ke mancanegara.

Perhentian dari perjalanan panjangnya adalah di tepi U-Turn Jalan Raya Bil, Lobar, Lombok, Sabtu malam. Alllah memanggilnya tatkala ia sedang berada di atas motor.

Sempat menepi, lalu berbaring, namun Big Berry akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. Ia ditemani motor kesayangannya.

Jenazah almarhum diterbangkan dari Lombok Minggu (20/3/2022) pagi dan tiba di Lampung Minggu siang, dan dimakamkan di Bandar Lampung.

Banyak orang di Lampung berduka atas kepergian Big Berry. Status WhatsApp sejumlah tokoh Lampung memasang gambar duka cita.

Di antaranya, pengusaha Thomas Azis Riska. Ada juga Hanapi Hamidi. Dan banyak rekan dan sahabat almarhum lainnya.

Informasi yang diperoleh Tribun, Big Berry yang saat terakhirnya menjabat Ketua Harian MACI Lampung, memulai hobi touringnya pada 3 Februari 2022.

Tujuannya adalah Lombok, tempat berlangsungnya balapan motor MotoGP di Sirkui Mandalika.

Big Berry berangkat sendiri dengan menggunakan motor Harley Davidson BE 2409 ALB dari kediamannya di Segala Mider, Kota Bandar Lampung.

Ia menempuh rute melalui Jakarta kemudian ke Surabaya, menyeberang ke Bali, lalu menyeberang lagi ke Lombok. Lalu "mengakhiri" perjalanan panjangnya pada Sabtu malam lalu.

Salah satu rekannya yang merasa sangat kehilangan adalah Thomas Azis Riska. Banyak kenangan bersama Big Berry yang masih lekang dalam ingatannya.

“Kami bersama-sama sangat lama. Dia adalah orang yang memperkenalkan saya kepada hobi motor antik dan klasik dan dia juga yang mengajak saya bergabung ke MACI Lampung,” kata Thomas yang dihubungi Tribun, Minggu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved