Kesehatan

Halo Dokter, Gejala, Penyebab dan Cara Atasi Down Syndrome

dr Ismi Citra Ismail, Sp.A (K) dari RSUD Dr H Abdul Moeloek mengatakan, down syndrome sebenarnya sudah terdeteksi sejak anak masih dalam kandungan.

Editor: Reny Fitriani
screenshot Tribun TV Lampung
dr Ismi Citra Ismail, Sp.A (K). Gejala, penyebab dan cara atasi down syndrome. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Down syndrome merupakan penyakit kelainan genetik yang diakibatkan trisomy 21, yakni kelebihan kromosom 21 hingga jumlahnya menjadi tiga.

dr Ismi Citra Ismail, Sp.A (K) dari RSUD Dr H Abdul Moeloek mengatakan, down syndrome sebenarnya sudah terdeteksi sejak anak masih dalam kandungan.

Saat lahir, anak itu akan menunjukan gejala khas down syndrome.

Adapun gejala khasnya akan tampak pada fisik yang berbeda dengan anak lainnya , yang salah satunya adalah wajahnya.

Seperti di atas hidung rata, jarak dua mata agak jauh, mata agak sipit, telinga agak turun, dan lidah besar.

"Perbedaan fisik lain misalnya, perutnya bodong, dan jempol kakinya agak terbuka seperti sedang menggunakan sandal," kata dr Ismi, Kamis 31 Maret 2022.

Selain perbedaan fisik, anak-anak down syndrome juga memiliki gejala khas berupa gangguan motorik dan gangguan intelektual.

Gangguan intelektual ini yang menyebabkan intelektual anak-anak down syndrome berbeda dengan anak-anak lainnya.

Selain itu anak-anak down syndrome juga bisa kesulitan mengenali dan beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.

Jika memiliki anak down syndrome yang harus dilakukan orangtua pertama kali adalah menerima anak itu.

"Memang pasti butuh waktu untuk menerima anak-anak down syndrome. Tapi harus dilakukan, karena anak-anak down syndrome membutuhkan kepedulian orang-orang sekitarnya terutama orangtua," ujar dr Ismi.

Tidak ada salahnya membuat grup dengan sesama orangtua yang memiliki anak-anak down syndrome agar bisa saling menguatkan, memberi semangat, dan memberikan informasi.

Selain itu, jangan tunda untuk membawa anaknya ke dokter anak atau dokter yang lebih ahli, agar anaknya bisa mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. 

Hepatitis A Paling Banyak Menyerang Anak-anak

Berita lain, Hepatitis A merupakan penyakit yang paling banyak menyerang anak-anak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved