Berita Terkini Nasional
Profil Wiyadi
Simak profil Wiyadi selaku Ketua DPRD Bandar Lampung berikut ini. Wiyadi menjabat untuk masa periode 2019-2024.
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Simak profil Wiyadi selaku Ketua DPRD Bandar Lampung berikut ini.
Wiyadi merupakan Ketua DPRD Bandar Lampung periode 2019-2024.
Melansir dari dprd-bandarlampung.go.id pada Senin (4/4/2022), dirinya mengemban amanah tersebut bersama tiga orang wakilnya.
Yakni Aderly Imelia Sari selaku wakil I, Aep Saripudin selaku wakil II, dan Edison Hadjar selaku wakil III.
Adapun partai pengusung Wiyadi adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Baca juga: Profil Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay
Baca juga: Profil Wakil Ketua DPR RI Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk F Paulus
Polemik Kepemimpinan Wiyadi
Sebanyak 29 anggota DPRD Kota Bandar Lampung menolak mengikuti rapat paripurna, Selasa (22/6/2021).
Diduga, hal itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap Ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi.
Dari pantauan Tribunlampung.co.id, hingga pukul 11.00 WIB, rapat belum juga dimulai.
Padahal, rapat tersebut diagendakan dimulai pada pukul 10.00 WIB.
Rapat paripurna kali ini diagendakan untuk menyampaikan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 dan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020.
Ali Wardana, anggota DPRD Bandar Lampung dari Fraksi Golkar, mengatakan, 29 anggota dewan tersebut menolak sidang dipimpin oleh Wiyadi.
Baca juga: Brian Edgar Nababan Susul Indra Kenz Dijebloskan ke Penjara
Baca juga: Pria Bertopi Mencuri di Minimarket Viral di Medsos, Aksinya Terekam CCTV
"Kita menolak pimpinan Wiyadi untuk memimpin paripurna kali ini," ujar Ali Wardana.
Meski begitu, Ali menjamin penolakan tersebut tidak berpengaruh pada proses pembangunan di Kota Bandar Lampung.
"Kita tidak menghambat. Kita tetap mendukung pelaksanaan proses pembangunan di Kota Bandar Lampung," kata dia lagi.
Sementara anggota DPRD Bandar Lampung dari Fraksi PAN Hadi Tabrani menyebut pihaknya tengah menunggu keputusan sekretariat mengenai pelaksanaan paripurna.
"Kita menunggu jawaban sekretariat. Paripurna ini bisa dipimpin oleh pimpinan lainnya," kata Hadi.
Bila pimpinan merasa keberatan, ia menyebut akan mengadakan rapat paripurna tersendiri.
"Dengan dipimpin pimpinan lainnya dan diikuti wali kota," ucap dia.
Sebanyak 18 dari 50 anggota DPRD Bandar Lampung tidak ikut-ikutan walk out (wo) dalam sidang paripurna, Selasa (22/6/2021).
Handrie Kurniawan dari fraksi PKS menyesalkan langkah WO sejumlah wakil rakyat dari sidang paripurna yang belum sempat dimulain itu.
"Mekanisme forum, mekanisme pengambilan keputusan seharusnya selalu ditaati," kata dia.
"Terlebih Bandar Lampung ini sedang butuh percepatan dalam banyak aspek, jangan sampai terhambat karena faktor kepentingan individu dan golongan," lanjutnya.
Agenda Ulang Paripurna
Sementara Wakil Ketua II DPRD Bandar Lampung Aep Saripudin mengatakan pimpinan melalui Badan Musyawarah (Bamus) akan mengagendakan ulang paripurna.
"Ke depan kita akan berkomunikasi dengan seluruh perwakilan fraksi," katanya.
Ia pun berharap agar kejadian demikian tidak kembali terjadi karena bisa menghambat proses pengambilan keputusan melalui paripurna.
Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap kondisi internal DPRD setempat membaik.
Hal itu diutarakan Plh Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung Tole Dailami seusai pelaksanaan paripurna, Selasa (22/6/2021).
"Mudah-mudahan segera terselesaikan," kata dia
Ia menyebut pihaknya yang juga mewakili masing-masing OPD yang hadir menyebut tidak keberatan atas kejadian paripurna yang tertunda itu.
"Kita kan undangan, kita ikuti saja tata tertibnya," lanjut dia.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana enggan memberikan komentar atas dinamika yang terjadi pada tubuh DPRD Bandar Lampung.
"Oh, itu, nanti ya nanti," kata dia.
Sementara itu, untuk diketahui Eva Dwiana dan Ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi tidak menampakkan diri pada kursi paripurna.
Apresiasi Fasilitas Isi Ulang Oksigen Sukarela
Ada banyak upaya yang dilakukan Ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi.
Satu di antaranya adalah mengapresiasi isi ulang tabung oksigen sukarela yang di inisiasi oleh Fahru Rozi, salah seorang pemilik toko alat kesehatan.
Menurut dirinya, apa yang dilakukan oleh Fahru Rozi sangat membantu masyarakat, khususnya warga kota Bandar Lampung yang saat ini sedang kesulitan mencari oksigen.
"Kita sangat mengapresiasi sekali itu, apalagi ditengah kesulitan oksigen saat ini," kata Wiyadi, Jumat (6/8/2021).
Polisi PDI Perjuangan itu mengatakan, saat ini oksigen sangat sulit akibat pandemi Covid-19.
DPRD bersama pemerintah juga terus berupaya untuk menyediakan stok oksigen melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Karenanya, Wiyadi mendorong seluruh pihak untuk sama-sama bahu-membahu untuk mendapatkan oksigen.
"Kita mendorong seluruh pihak baik pengusaha atau siapapun yang bisa membantu mendapatkan oksigen," ujar dirinya.
Apresiasi yang sama juga diungkapkan oleh Wakil Ketua I DPRD Lampung Elly Wahyuni.
Menurutnya, inisiatif yang dilakukan oleh Fahru Rozi menjadi contoh yang baik untuk mendorong para pengusaha bisa membantu penyaluran oksigen.
"Kita DPRD sangat apresiasi sekali ada masyarakat yang inisiatif seperti itu.”
“Perusahaan juga sudah jauh hari diimbau oleh pemerintah Pemerintah Provinsi Lampung agar supaya membantu," jelas politikus Partai Gerindra itu.
Fahru Rozi seorang warga Bandar Lampung membuka isi ulang oksigen sukarela disamping toko alat kesehatan miliknya Griya Medika yang terletak di Jalan Raden Intan nomor 47 E, Tanjungkarang Pusat.
Isi ulang oksigen itu dibuka pada pukul 10:00 - 16:00 WIB. Setiap harinya, Fahru Rozi menyiapkan empat sampai lima tabung oksigen berukuran 6M3/6 kubik.
Setiap harinya, oksigen yang disiapkan Fahru Rozi ludes dibeli masyarakat. Ia tidak mematok harga untuk isi ulang oksigen, karena besifat sukarela.
Dan kegiatan itu diperuntukannya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan oksigen, namun kesulitan untuk mendapatkannya.
Tidak hanya dari Bandar Lampung, tapi banyak juga warga dari luar yang datang ke tokonya untuk isi ulang oksigen.
( Tribunlampung.co.id / Kiki Novilia / Kiki Adipratama / V Soma Ferrer )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/hermawan-bakal-jadi-anggota-dprd-bandar-lampung-1.jpg)