Berita Terkini Nasional
Aksi Nekat Risma, Terobos Kobaran Api Demi Selamatkan Anak yang Tertidur
Panik mencium bau hangus dari kolong rumah, seorang ibu di Kolaka Utara langsung menggendong anaknya yang tertidur sebelum rumah panggungnya ludes.
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Noval Andriansyah
Ringkasan Berita:
- Rumah panggung milik Risma Yanti terbakar di Desa Teposua, Kolaka Utara, Minggu (31/5/2026).
- Risma lebih dulu menyelamatkan anaknya yang sedang tidur sebelum api membesar.
- Seluruh bangunan ludes terbakar, kerugian ditaksir Rp100 juta.
- Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
- Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik dari mesin cuci.
Tribunlampung.co.id, Kendari - Risma Yanti (30) hanya memikirkan satu hal saat mencium bau gosong yang menyengat di rumahnya, keselamatan sang buah hati.
Baca juga: Korsleting Listrik Picu Kebakaran Rumah di Sidomulyo Lampung Selatan
Tanpa memedulikan harta bendanya, ia langsung bergerak cepat menggendong anaknya yang tengah terlelap tidur untuk keluar menyelamatkan diri dari kobaran api.
Langkah cepatnya itu berbuah manis, karena tak lama setelah mereka berhasil keluar, rumah panggung bermaterial kayu yang mereka huni di Dusun II, Desa Teposua, Kecamatan Pakue Utara, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, ludes dilahap si jago merah pada Minggu (31/5/2026), sekitar pukul 23.00 WITA.
Paur Humas Polres Kolaka Utara, Aipda Syaiful, menceritakan kembali momen mendebarkan tersebut.
Kejadian bermula saat Risma yang sedang berada di dalam rumah mendadak mencium bau hangus dari arah bawah tangga, dan saat dicek, ternyata api sudah membesar di area kolong rumah.
"Penghuni sempat panik, namun prioritas utamanya adalah mengevakuasi anaknya yang sedang tidur."
"Beruntung, upaya penyelamatan berhasil dilakukan sebelum api membesar dan meluas ke seluruh bangunan," ujar Syaiful saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2026), dilansir TribunnewsSultra.com.
Melihat api yang cepat membesar karena struktur bangunan didominasi oleh kayu, warga sekitar langsung berhamburan datang.
Mereka bergotong-royong mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan dari tim pemadam kebakaran datang ke lokasi.
Satu unit armada pemadam kebakaran akhirnya tiba di lokasi sekitar pukul 23.30 WITA.
Petugas harus berjibaku melawan kobaran api selama kurang lebih satu setengah jam sebelum akhirnya api benar-benar berhasil dipadamkan total pada Senin dini hari pukul 01.00 WITA.
Meski seluruh bangunan rata dengan tanah dan kerugian material ditaksir menyentuh angka Rp100 juta, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka dalam musibah kebakaran ini.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, pihak kepolisian menduga kuat bahwa petaka ini dipicu oleh hubungan arus pendek alias korsleting listrik.
Titik awal munculnya api teridentifikasi berasal dari instalasi kabel yang terhubung ke mesin cuci di area bawah kolong rumah.
"Kami telah memasang garis polisi untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Saat ini, tim Unit Reskrim Polsek Pakue masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti pendukung di lapangan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran," pungkas Syaiful.
| Bandit Curanmor dari Lampung Timur Tertangkap di Karawang |
|
|---|
| Harga BBM Terbaru 1 Juni 2026, Dexlite Turun, Lihat Harganya untuk Lampung |
|
|---|
| Misteri Sate yang Tewaskan Lansia di Boyolali, Ayam Juga Mati Makan Bumbunya |
|
|---|
| Mantan Pegawai Bank Gasak Rp1,8 Miliar Usai Tipu 13 Pensiunan ASN, Kedoknya Investasi |
|
|---|
| Ternyata Anak Sekolah Bukan Target Utama MBG, BGN: Jangan Menyimpang! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Aksi-Nekat-Risma-Terobos-Kobaran-Api-Demi-Selamatkan-Anak-yang-Tertidur.jpg)