Berita Terkini Nasional
AS Disiksa di Luar Rumah hingga Tewas, IS Berharap Istrinya Bernafas Lagi
Penyesalan terlambat seorang suami di Konawe yang tega siksa istrinya hingga tewas. Berharap hidup kembali, ia sempat menyisir rambut jenazah korban.
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Noval Andriansyah
Ringkasan Berita:
- IS (28) diduga menganiaya istrinya, AS (24), hingga tewas di Konawe Selatan, Sabtu (30/5/2026).
- Motif sementara dipicu cemburu dan tuduhan perselingkuhan.
- Korban ditemukan dengan luka lebam di sekujur tubuh.
- Setelah korban meninggal, pelaku sempat membersihkan dan memeluk jenazah karena menyesal.
- Pelaku telah diamankan Polresta Kendari untuk pemeriksaan.
Tribunlampung.co.id, Sultra - Penyesalan selalu datang terlambat, dan kini hanya itu yang tersisa di benak IS (28).
Baca juga: KDRT Berujung Maut, Istri Dipaksa Keliling Kampung Nyaris Tanpa Busana sebelum Tewas
Sambil meratapi tubuh kaku istrinya, AS (24), pria ini seolah tak percaya bahwa tangannya sendiri yang telah merenggut nyawa wanita yang dicintainya tersebut, hingga muncul harapan mustahil agar sang istri bisa kembali bernapas.
Dalam pusaran rasa bersalah yang teramat sangat, IS sempat membersihkan jenazah istrinya yang sudah tak bernyawa. Dengan sisa-sisa harapan kosong, ia mengganti pakaian korban, melapisinya dengan kain sarung, bahkan menyisir rapi rambut sang istri sembari memeluknya erat-erat, menanti sebuah keajaiban yang tidak akan pernah datang.
Kasus dugaan KDRT berujung maut ini terjadi pada Sabtu (30/5/2026) di kediaman mereka di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengungkapkan momen menyayat hati saat pelaku menyadari perbuatan kejinya usai korban mengembuskan napas terakhir.
“Pelaku mengaku sempat tidak percaya bahwa istrinya telah meninggal dunia dan terus berupaya membangunkan tubuh kaku korban,” ungkap Welliwanto, Senin (1/6/2026), seperti dikutip dari TribunnewsSultra.com.
Welliwanto menambahkan, setelah benar-benar sadar bahwa istrinya sudah tiada, pelaku yang panik dan didera penyesalan mencoba merawat jenazah korban di dalam kamar.
Pelaku membersihkan tubuh korban menggunakan air, membuka pakaian korban yang kotor, lalu melapisinya dengan kain sarung.
Pelaku juga sempat menyisir rambut korban serta memeluk erat tubuh sang istri dengan harapan keajaiban datang dan korban bisa hidup kembali,” sambungnya.
Padahal, sebelum penyesalan itu datang, AS harus melewati masa-masa penuh penderitaan akibat cemburu buta sang suami.
Tragisnya, korban sempat dipaksa keluar rumah dengan pakaian seksi dan nyaris tanpa busana, sebuah hukuman kejam dari IS untuk mempermalukan istrinya di depan para lelaki hanya karena tuduhan selingkuh yang tak berdasar.
IS kerap menuduh AS main serong dengan siapa saja yang ditemuinya saat berbelanja di pasar, mulai dari juru parkir hingga penjual udang.
Tuduhan tak masuk akal tersebut selalu berujung pada siksaan fisik yang membuat tubuh mungil AS babak belur.
Puncak kekejaman itu terjadi setelah korban dipaksa berpakaian minim di luar rumah. Setibanya di dalam kamar, IS kembali mengamuk dengan menendang, membanting, hingga tega menggunting rambut panjang korban.
Ironisnya, dorongan seksual IS justru memuncak saat melihat istrinya merintih kesakitan, hingga ia tega menyetubuhi korban yang sudah dalam kondisi tidak berdaya.
Hingga akhirnya pada Sabtu (30/5/2026), tubuh AS tak lagi mampu menahan siksaan berat tersebut dan mengembuskan napas terakhirnya dalam kondisi tanpa busana.
Korban diduga sudah meninggal dunia sejak waktu subuh, namun pelaku yang ketakutan baru melaporkan kematian istrinya kepada pihak keluarga setelah hari memasuki waktu malam.
Saat dievakuasi oleh petugas, jasad korban dipenuhi luka lebam di sekujur tubuh akibat siksaan berat yang berulang.
Kini, pihak kepolisian memastikan bahwa pelaku keji tersebut sudah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Benar, saat tim menerima informasi, kami langsung bergerak ke TKP. Di sana kami langsung mengamankan terduga pelaku IS," tegas Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau.
Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif di markas kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatan sadisnya.
| Bandit Curanmor dari Lampung Timur Tertangkap di Karawang |
|
|---|
| Harga BBM Terbaru 1 Juni 2026, Dexlite Turun, Lihat Harganya untuk Lampung |
|
|---|
| Misteri Sate yang Tewaskan Lansia di Boyolali, Ayam Juga Mati Makan Bumbunya |
|
|---|
| Mantan Pegawai Bank Gasak Rp1,8 Miliar Usai Tipu 13 Pensiunan ASN, Kedoknya Investasi |
|
|---|
| Ternyata Anak Sekolah Bukan Target Utama MBG, BGN: Jangan Menyimpang! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/KDRT-Berujung-Maut.jpg)