Pringsewu

BPBD Inginkan Pekon di Pringsewu Lampung Aktualisasi Desa Tangguh Bencana

BPBD Pringsewu meningkatkan peran serta pembangunan dan perlindungan masyarakat dengan mitigasi dan pencegahan bencana.

tribun lampung / R Didik Budiawan
BPBD Inginkan Pekon di Pringsewu Lampung Aktualisasi Desa Tangguh Bencana 

Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pringsewu meningkatkan peran serta pembangunan dan perlindungan masyarakat dengan mitigasi dan pencegahan bencana.

Kepala BPBD Pringsewu Edi Sumber Pamungkas mengungkapkan, peningkatan peran serta itu di antaranya dengan pelatihan revolusi mental untuk penguatan budaya birokrasi yang bersih, melayani, dan responsif.

Peningkatan peran itu lewat aktualisasi konsep desa tangguh bencana (Destana) di seluruh Kabupaten Pringsewu dengan kegiatan FGD (Focus Group Discussion).

"Ke depan dapat diaktualisasikan dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Pringsewu," ungkap Edi, Jumat, 8 April 2022.

Kegiatan itu diikuti unsur Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon, APDESI, kepala Pekon/Desa, PMI, ORARI, Ukuwah Alfatah Rescue (UAR) dan Taruna Siaga Bencana Kabupaten Pringsewu

FGD sendiri dilaksanakan Kamis, 7 April 2022 kemarin di Aula BPBD Pringsewu yang berada di komplek perkantoran Pemkab Pringsewu.

Baca juga: BPBD Lampung Utara Beri Edukasi Penyelamatan Diri saat Bencana Kepada Siswa

Analis Kebencanaan Ahli Muda BPBD Pringsewu Agus Purnomo mengungkap pembentukan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (Destana) berdasar pada Peraturan Kepala BNPB Nomor 01 Tahun 2012.

Destana adalah desa/kelurahan yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi ancaman bencana.
Serta memulihkan diri dengan segera dari dampak bencana yang merugikan, jika terkena bencana. ( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik Budiawan Cahyono )
 

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved