Metro
Diduga Overdosis, Pengamen Asal Punggur Tewas di Emperan Toko
Tetapi saya curiga kok sudah tidak bernafas lagi. Saya kira tidur, terus pas saya lihat badannya kok sudah biru.
Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: muhammadazhim
Tribunlampung.co.id, Metro - Yogi Faldi Alamsyah (26), pengamen warga Punggur, Lampung Tengah ditemukan tak bernyawa di emperan toko Jalan Ryamizard Ryacudu, Metro Pusat, Jumat (15/04/2022).
Saksi mata juru parkir pertokoan Ryamizard Ryacudu, Bambang menjelaskan, jenazah ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB.
Saat itu, dirinya hendak mencoba untuk membangunkan.
"Tetapi saya curiga kok sudah tidak bernafas lagi. Saya kira tidur, terus pas saya lihat badannya kok sudah biru.
Posisi tidur miring, terus saya telentangin, saya sadar bahwa sudah tidak bernafas, langsung saya laporkan ke Pos Pantau," tukasnya.
Ia mengaku, kesehariannya Yogi memang sering berada di sekitaran toko dan Lapangan Samber.
"Memang sering di sini nongkrong di depan, ya ngamen kadang markir juga kalau malam," ungkapnya.
Sementara Kasatreskrim Polres Metro AKP Firmansyah mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap jasad, korban dinyatakan meninggal dunia akibat overdosis minuman keras.
"Informasi yang kita terima, kamis malam sekitar jam 22.00 WIB korban bersama rekan-rekannya bernama Erik alias Pacul, warga Wates, Lamteng, dan Kibil pesta minuman keras di lapangan Samber sampai dengan jam 02.00 WIB," bebernya.
Setelah minum, terusnya, korban bersama rekannya pergi ke Pasar Cendrawasih untuk tidur.
Namun, korban keluar lagi ke taman kota dalam posisi mabuk.
Setelah itu, pagi harinya sekitar jam 07.30 WIB korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Firmansyah menjelaskan, dari hasil olah TKP korban mengalami overdosis dan pecah pembuluh darah.
"Jadi berdasarkan pemeriksaan RSUD Ahmad Yani," tuntasnya.
(Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)