Lebaran 2022
Lebaran Duka, Wisatawan Asal Bekasi Tewas Tenggelam di Kolam Renang Lampung
Diduga korban yang berwisata libur Lebaran 2022 tidak bisa berenang. Sehingga tenggelam di lokasi wisata kolam renang Lampung Utara.
Tribunlampung.co.id, Lampung Utara - Libur Lebaran 2022 membawa duka bagi keluarga asal Kota Bekasi.
Niat berwisata saat momen libur Lebaran 2022 di Lampung Utara, justru membuat keluarga dari Kota Bekasi ini berselimut kesedihan.
Sebab salah satu anggota keluarganya meninggal dunia setelah tenggelam di wisata kolam renang di Jalan Perumnas Tulung Mili, Kelurahan Kotabumi ilir, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, Jumat (6/5/2022).
Korban berinisial SD (15) yang berada di Lampung karena berkunjung ke kediaman kerabatnya di Desa Bindu, Kecamatan Abung Kunang, Kabupaten Lampung Utara.
Diduga korban tidak bisa berenang sehingga tenggelam di lokasi wisata kolam renang.
Baca juga: Remaja Tenggelam di Pantai Lampung Selatan Ditemukan Meninggal Dunia
Baca juga: Kakek di Tulangbawang Tewas Tenggelam saat Memancing di Rawa
Keterangan salah satu pengunjung wisata, Efriansyah korban sudah diperingati beberapa kali untuk tidak masuk ke kolam yang kedalaman airnya sekitar 2 meter.
Namun korban masih ngotot masuk air dengan kedalaman sekitar 2 meter tersebut.
"Saya sempet nolongin tadi pak, cuma memang pas naik ke atas badanya sudah lemas tapi matanya masih kebuka," ujar Efriansyah yang saat itu ikut berenang di lokasi.
Peristiwa tersebut juga dibenarkan oleh salah satu kerabat korban bernama Sahrin (50) ketika dijumpai di rumah sakit Candimas Medical Center (CMC) Kotabumi, Lampung Utara.
Ia menerangkan korban bersama keluarga datang dari Bekasi dan singgah di Desa Bindu, Kecamatan Abung Kunang, Kabupaten Lampung Utara.
Kemudian melakukan rekreasi di wisata kolam renang itu.
Setelah mendengar kabar korban tenggelam dirinya langsung mendatangi Rumah Sakit CMC. Tak beselang lama Sahrin mendengar kerabatnya itu telah meninggal.
"Korban meninggal mas, ini lagi di bawa ke rumah duka naik Ambulan sudah ya mas saya buru-buru," kata Sahrin seraya meninggalkan Rumah Sakit. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)