Lampung Utara
Beri Info Lokasi Pembunuh, Anggota DPRD di Lampung Janjikan Rp 5 Juta
Anggota DPRD Way Kanan Romli janjikan Rp 5 juta bagi warga yang memberikan info keberadaan pelaku pembunuhan saudaranya, hingga pelaku tertangkap.
Tribunlampung.co.id, Lampung Utara - Keluarga korban pembunuhan di Lampung Utara pada malam takbir Lebaran 2022 kemarin menjanjikan hadiah bagi yang mengetahui keberadaan pelaku.
Pelaku sampai saat ini belum tertangkap, masih dalam pengejaran polisi.
Hadiah yang dijanjikan ini berupa uang sebesar Rp 5 juta.
Pemberian hadiah ini disampaikan keluarga korban yang tidak lain adalah tokoh Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan Lampung. Yaitu Romli.
Keluarga korban, Romli juga sebagai anggota DPRD Way Kanan.
Baca juga: Kemenag Terapkan WFH Bagi Pegawai yang Mudik Lebaran
Baca juga: Aming Bongkar Rahasia Evelyn Nada Anjani Hamil Duluan sebelum Menikah
Ia mengatakan akan memberikan imbalan sebanyak Rp 5 juta apabila ada masyarakat memberikan informasi keberadaan pelaku pembunuhan.
"Kasih tau ke polisi biar ditangkap, saya kasih apresiasi 5 juta. Tolong dibantu biar cepat dapat tersangka Radi itu," ucap Romli.
Diketahui tersangka pembunuhan di Lampung Utara saat malam takbiran kini masuk sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Lampung Utara.
Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail yang diwakili Kasat Reskrim AKP Eko Rendi mengatakan, polisi sudah melakukan upaya penangkapan di beberapa titik. Namun tersangka tidak juga ditemukan.
"Kasus penganiayaan dan pembunuhan tersangkanya atas nama (Radi) lingkungan II Kelurahan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara," ujarnya, Minggu (8/5/2022) kemarin.
Pencarian tersangkat atas dasar laporan polisi nomor : LP/60/V/2022/SPK/-SRK-BUKIT KEMUNING/RES/LAMPUNG/POLDA LAMPUNG/TGL/01/05/2022/PASAL/338 KUHP/PIDANA/PASAL 351/AYAT (3).
Polisi juga masih mencari tersangka lainnya yang diduga terlibat pada malam kejadian.
Harapannya, masyarakat dapat berperan aktif mengendus keberadaan tersangka.
Polres Lampung Utara juga telah menampilkan foto tersangka pengeroyok Gregi.
Harapannya dengan beredarnya foto itu pelaku menyerahkan diri atau dapat ditangkap secepatnya.
Sehingga mempermudah polisi dalam menangani kasus ini.