Lampung Timur
Dishub Lamtim Lakukan Penjagaan Pasca Kecelakaan di Lampu Merah Perempatan Sukadana
Pasca insiden kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan mobil di lampu merah perempatan Sukadana, Dinas Perhubungan (Dishub) akan melakukan penjagaan.
Penulis: Yogi Wahyudi | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Lampung Timur - Pasca insiden kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan mobil di lampu merah perempatan Sukadana, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lampung Timur, akan melakukan penjagaan di lokasi tersebut.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan, Wan Ruslan, saat dikonfirmasi, Sabtu (14/5/2022).
"Sudah kita tugaskan tim gabungan dari Dushub Lampung Timur dan Unit Lantas Polres Lampung Timur untuk berjaga di Lampu Merah perempatan Sukadana tersebut," ujarnya.
Ia mengatakan, pihaknya akan membagi tiga waktu penjagaan di Lampu Merah perempatan Sukadana tersebut.
"Kita buat tiga shift, jam 07.00 WIB pagi, 11.00 WIB siang dan 15.00 WIB sore. Itu akan kita lakukan sampai traffic light nya kembali normal," jelasnya.
Baca juga: Selama Libur Lebaran 2022, Kasus Penyebaran Covid-19 di Lampung Timur Nihil
Baca juga: Masuk PPKM Level 2, Pemkab Lampung Timur Masih Belum Mengeluarkan Kebijakan Baru
"Kita buat per shift, dan per shift ada empat personel yang terdiri dari dua anggota Dishub dan dua dari Lantas Polres Lampung Timur," sambungnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar rambu lalulintas dan imbauan petugas.
"Diimbau untuk mematuhi rambu lalu lintas flaslight, artinya adalah berhati-hati, sehingga mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan, serta mengutamakan keselamatan di jalan raya," tukasnya.
Tiga Mobil Alami Kecelakaan
Sebelumnya diberitakan, kecelakaan lalu lintas antara tiga mobil terjadi di lampu merah perempatan Sukadana Lampung Timur, Rabu (11/5/2022).
Kecelakaan terjadi antara mobil Toyota Avanza berwarna putih F 1791 HO, Toyota Kijang Innova warna silver BE 1072 FW, dan satu mobil Toyota Avanza warna putih yang tidak diketahui identitasnya.
Pantauan Tribun Lampung di lokasi, pukul 17.21 WIB, sebuah mobil Avanza berwarna putih F 1791 HO diderek menggunakan mobil derek milik Lantas Polres Lampung Timur.
Sementara kondisi lalu lintas di lokasi kejadian sempat tersendat beberapa saat akibat warga sekitar berkumpul di lokasi.
Saat dihubungi, Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Polres Lampung Timur, AIPDA Ferdy Chandra mengungkapkan, kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa.
"Benar kecelakaan tersebut, tapi tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," ungkapnya.
Ia mengatakan, total kerugian dari peristiwa tersebut masih dalam pendataan.
"Yang pasti hanya kerugian material," katanya.
Sementara salah seorang warga sekitar yang melihat kejadian tersebut, Kandar (46) mengatakan, kecelakaan tersebut berawal dari Avanza berwarna putih F 1791 HO yang melaju dari arah Way Bungur menuju arah Way Jepara.
"Itu karena lampu merah (traffic light) ini nggak berfungsi, jadi karena semua lampunya kuning, makanya semua kendaraan nggak ada yang berhenti," ujarnya.
"Seketika dari arah Metro ada mobil Avanza putih juga yang tidak dikenal menghantam bagian samping kanan mobil," ungkapnya.
Lalu, setelah dihantam dari samping, mobil Avanza putih F 1791 HO ini diduga hilang kendali.
"Langsung menghantam mobil Toyota Kijang Innova silver yang berada di jalur sebelahnya yang melintas dari arah Way Jepara, menuju arah Metro," bebernya.
Salah seorang penumpang mobil Avanza F 1791 HO, Jamil (55) mengaku, terkejut saat mobil yang dinaikinya dihantam dari samping kanan.
"Ya mobilnya sama seperti mobil yang saya naiki, tapi saya tidak tau plat nomornya, karena kami jalan itu sekitar kecepatan 60 km/jam," ujar Jamil.
"Setelah kami ditabrak, kami oleng dan menghantam mobil Kijang Innova silver itu, dan mobil yang awalnya menabrak kami, kabur ke arah Way Jepara," tambahnya.
Sementara, kondisi mobil Avanza F 1791 HO terlihat hancur di bagian depannya.
Lalu mobil Toyota Kijang Innova warna silver rusak dibagian sisi kanan mobil dan ban depannya dalam kondisi pecah.
Sementara mobil Toyota Avanza berwarna putih yang tidak dikenal, kabur menuju arah Way Jepara.
Sopir dari kedua mobil langsung diperiksa Unit Laka Lantas Polres Lampung Timur.
(Tribunlampung.co.id / Yogi Wahyudi)