Tulangbawang

Kronologi Kecelakaan Maut di Tulangbawang yang Renggut Nyawa Pemotor

Berikut ini kronologi kecelakaan di Tulangbawang yang menyebabkan satu pengendara tewas di tempat. 

Tayang:
Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Humas polres Tulangbawang
Anggota Unit Gakkum Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tulangbawang saat melakukan olah TKP lakalantas yang terjadi di Jalan Umum, Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung. 

Tribunlampung.co.id, Tulangbawang - Berikut ini kronologi kecelakaan di Tulangbawang yang menyebabkan satu pengendara tewas di tempat. 

Kecelakaan antara motor Yamaha Vixion dengan Honda Supra Fit S bermula saat motor Yamaha Vixion menyalip dengan sangat cepat.

Kasat menjelaskan, kronologis kecelakaan tersebut bermula saat sepeda motor Honda Supra Fit S warna hitam, dengan nomor polisi BE 7456 S, melaju dari arah Kampung Tri Tunggal Jaya menuju ke arah Banjar Agung.

"Saat berjalan, sepeda motor Honda Supra Fit S tersebut beriringan arah dengan sepeda motor Yamaha Vixion warna biru, BE 4607 IS," ucap Kasat Lantas, AKP Suhardo, yang mewakili Kapolres Tulangbawang, AKBP Hujra Soumena, Senin (16/5/2022).

Ingin berjalan lebih cepat, sepeda motor Yamaha Vixion berusaha mendahului sepeda motor Honda Supra Fit S yang ada di depannya, dengan menyalip dengan kecepatan tinggi.

"Setelah mencoba menyalip, Yamaha Vixion tersebut menyenggol sepeda motor Honda Supra Fit S, sehingga kedua kendaraan oleng dan terjatuh di tempat," ungkapnya.

Ia menuturkan saat terjatuh, kendaraan motor Honda Supra Fit S berada diposisi akhir badan jalan sedangkan untuk sepeda motor Yamaha Vixion jatuh berada di bahu jalan. 

"Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Yamaha Vixion meninggal ditempat dan langsung diamankan ke Rumah Sakit Mutiara Bunda. Sedangkan untuk pengendara Honda Supra Fit S hanya mengalami luka ringan dibagian badan," ucap Kasat.

Saat ini, kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut langsung dibawa ke kantor Unit Gakkum Polres Tulangbawang setempat.

"Akibat kecelakaan tersebut, kerugian material ditaksir sebesar Rp 1 juta," tandasnya.

(Tribunlampung.co.id/Candra Wijaya)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved