Berita Terkini Nasional
2 Alasan Polisi Sulit Temukan Anak Ridwan Kamil yang Hilang di Sungai Swiss
Polisi Swiss menyampaikan ada beberapa alasan yang membuat pencarian putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn, yang hilang di Swiss, sulit dilakukan.
Menurut pantauan Krisna Diantha selama tinggal di Swiss, menjelang bulan Juni biasanya tidak ada orang yang berenang di Sungai Aare karena belum musimnya.
Selain itu, air yang masih dingin dan keruh karena lelehan salju serta arusnya yang deras menjadi alasan lainnya.
"Rata-rata yang tenggelam orang asing atau turis karena tidak tahu," tutur Krisna seraya menyebutkan rata-rata waktu penemuan orang yang hilang terseret arus adalah seminggu.
Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz dilanjutkan pada Jumat (27/5/2022) sampai batas waktu yang belum ditentukan, imbuh Patrick Jean.
Keluarga Ridwan Kamil sedang berada di luar negeri.
Gubernur Jawa Barat itu sedang melakukan perjalanan dinas di Inggris bersama delegasi Pemprov Jabar.
Sementara itu, istri dan kedua anak Ridwan Kamil berada di Swiss untuk mencari sekolah jenjang S2 bagi Eril.
Beredar hoax Emmeril telah ditemukan
Emmeril dinyatakan hilang terseret arus saat berenang di Sungai Aare, Swiss.
Ramai pemberitaan tentang kabar anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang hilang telah ditemukan.
Stafsus Gubernur angkat bicara terkait kabar Emmeril Kahn Mumtadz putra Ridwan Kamil berhasil ditemukan.
Informasi tersebut diketahui tersebar di twitter, namun belum lama diunggah, postingan ini telah dihapus.
Staf Khusus Gubernur Jawa Barat, Randy, mengungkapkan bahwa kabar penemuan tersebut belum terbukti kebenarannya atau hoax.
Pasalnya dari pihak keluarga belum menginformasikan ditemukannya sang anak, Emmeril Khan Mumtadz atau Eril.
Melalui informasi resmi yang diterima Tribunnews.com, juru bicara (jubir) keluarga, Elpi Nazmuzaman mengabarkan tim SAR dan kepolisian setempat telah melakukan pencarian selama kurang lebih enam jam.