Lampung Selatan

Aksi Nekat 2 Bocah Kabur dari Pondok, Pulang ke Lampung Selatan Diantar Polisi

Dua bocah di bawah umur nekat menempuh perjalanan jauh dari Banten ke Lampung demi bertemu orang tuanya. Aksi bocah nekat pulang ini lantas viral.

Tayang:
Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus
Ilustrasi bocah nekat pulang dari Banten-Lampung demi melepas rindu dengan orang tuanya. 

Kedatangan dua bocah tersebut disambut tangis dan haru oleh tetangga dan juga keluarga.

Bripda Putra Souka Satria mengatakan, ketika kabur dari ponpes kedua bocah tersebut hanya memegang uang Rp 6 ribu.

"Pas kita tanya-tanya pas pergi dari sana mereka megang duit apa nggak. Katanya pegang. Cuma Rp 6 ribu," kata Souka, Minggu (29/5/2022)

"Ketika ditanya mereka ngomong sempat naik kereta. Sampai tahu harganya, Rp 3 ribu per orang. Terus sempat naik kapal juga.

Untungnya pihak kapal sadar, dan langsung membawa mereka ke kantor. Jadi mereka nggak bayar," jelasnya.

Souka mengatakan kedua bocah tersebut rajin.

"Mereka ini baik-baik dan rajin juga loh. Jadi selama di kantor mereka itu bersih-bersih mushola. Salad juga tepat waktu.

Kita sediakan tempat tidur yang layak, ada kasur dan ac mereka memilih tidur di dalam mushola beralaskan karpet aja," katanya.

Nenek korban Ning Surhani mengatakan dirinya kaget ketika mendapat kabar bahwa cucunya berada di kantor polisi.

"Jujur saya nggak tau. Karena dihubungi pihak kepolisian makanya saya tahu. Mereka menjelaskan atas nama ini dan ini apakah benar cucunya. Benar. memang cucu nenek. Cucu ke 4 dan 5," katanya

Lalu ketika ditanya apa alasan kedua bocah tersebut di Banten, Ning menjawab kedua cucungnya sedang mondok.

"Mereka ke sana (banten) untuk mondok. Karena disuruh orang tuanya. Kurang lebih sudah setahun," katanya

"Mereka sempat pulang selama dua minggu terus diantar ke sana lagi," ujarnya.

Ning mengaku senang akhirnya bisa bertemu dengan cucunya lagi

"Seneng. Karena kalau mereka hilang, gimana perasaan nenek ya. Pasti sedih. Alhamdulilah mereka bisa sampai di sini. Saya juga berterimakasih kepada pihak kepolisian yang telah mengatarkan cucu saya. Terutama dari KSKP Bakauheni," katanya.

(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved