Advertorial

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Resmikan Program Kelurahan Talang Bakung Hijau

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Resmikan Program Kelurahan Talang Bakung Hijau

Ist
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Resmikan Program Kelurahan Talang Bakung Hijau 

Tribunlampung.co.id, Jambi- Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Sultan Thaha meresmikan Program Kangkung Hijau (Kelurahan Talang Bakung Hijau) yang dilaksanakan di Kelurahan Talang Bakung, Selasa (31/05/2022).

Program kangkung hijau ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada para petani.

Kegiatan peresmian Program Kangkung Hijau ini berlangsung di halaman rumah ketua Kelompok Tani di RT 23 Kelurahan Talang Bakung, dengan dihadiri oleh 19 orang petani dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. 

Terdapat 2 lokasi pada program pertanian yakni RT 13 dengan pengelolaan pertanian Hortikultura dan Jamur Tiram, kemudian di RT 23 pertanian Jagung, Sayuran dan Hidroponik ini yang nantinya juga akan di canangkan dalam kegiatan Kampung Proklim pada bidang pertanian pada tahun 2023.

Program Kangkung Hijau merupakan salah satu program yang berfokus pada bidang pertanian. 

Fokus pertanian yang dilaksanakan terdapat 3 jenis tanaman diantaranya tanaman pangan (jagung), Hortikultura (sawi, kangkong, gambas, kana timun, selada dan tanaman lain sesuai dengan permintaan pasar) serta budidaya jamur tiram.

Program Kangkung Hijau ini juga menyasar pada penananam sayur dengan menggunakan metode hidroponik dengan daya tampung +4.000 net pot. 

Pada program budidaya jamur tiram terdapat sekitar 6.000 baglog yang akan dibudidaya dengan jangka waktu masa panen +40 hari.

Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel Tjahyo Nikho Indrawan berharap, dengan adanya kerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi program pertanian dengan konsep Smart Farming dapat dilaksanakan.

"Diharapkan juga bisa memberikan perubahan yang lebih baik pada bidang pertanian di Kelurahan Talang Bakung," terang Nikho dalam keterangan tertulisnya, Rabu (01/06/2022).

Nikho menuturkan, dengan adanya program kelompok tani dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar tentang cara penanaman sayuran yang baik dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

Selain itu, juga diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan sosial.

"Kami berharap program ini bisa terus berjalan dan berkelanjutan," tutur Nikho.

Adapun total bantuan yang diberikan untuk Program Kangkung Hijau sebesar Rp 150 juta 

Namun, terus Nikho, anggaran tersebut diberikan bertahap menyesuaikan dengan roadmap kegiatan yang sudah di rencanakan dalam 1 tahun kedepan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved