Bandar Lampung

Pemprov Lampung Lepas Keberangkatan 393 Calon Jemaah Haji

Pemprov Lampung telah melepas 393 calon jemaah haji (calhaj) dari kelompok terbang (kloter) pertama termasuk petugas, Minggu (5/6) malam.

Tayang:
Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Ilustrasi calon jemaah haji Lampung. Pemprov Lampung telah melepas 393 calon jemaah haji (calhaj). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pemprov Lampung telah melepas 393 calon jemaah haji (calhaj) dari kelompok terbang (kloter) pertama termasuk petugas, Minggu (5/6) malam.

Sesuai jadwal, para calhaj tersebut diberangkatkan ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, via Bandara Radin Inten II, Natar, Lampung Selatan, Senin (6/6) dini hari tadi.

Selanjutnya, mereka diterbangkan ke Arab Saudi menggunakan pesawat Garuda nomor penerbangan GA 7304 pada Senin pagi ini.

Pelepasan 393 calhaj kloter pertama dari Kota Bandar Lampung itu berlangsung di Asrama Haji Lampung, Rajabasa, Bandar Lampung.

Sebelumnya, para calhaj berbondong-bondong masuk Asrama Haji mulai Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Bobol Rumah Pakai Obeng, Dua Pemuda di Bandar Lampung Gasak Motor

Baca juga: Pengurus DPC dan DPRT Partai NasDem Bandar Lampung Dilantik

Pantauan Tribun, suasana haru menyelimuti para calhaj bersama keluarga masing-masing. Calhaj dilepas kerabatnya dengan pelukan dan tangis.

Seorang istri dengan derai air mata memeluk suaminya yang hendak masuk Asrama Haji. Ada juga anak-anak yang menangis melepas orang tuanya.

Masuk Asrama Haji, masing-masing calhaj antre untuk diperiksa kembali dokumen administrasi dan kelengkapan lainnya.

Termasuk hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) oleh petugas Dinas Kesehatan serta Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Terkait hasil tes PCR, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung Puji Raharjo menyatakan sejauh ini belum ditemukan calhaj yang positif Covid-19.

"Mudah-mudahan, kita berdoa semoga tidak ada yang positif sampai akhir (selesai naik haji)," katanya di sela-sela pemeriksaan dokumen para calhaj di Asrama Haji.

Calhaj yang diberangkatkan pada kloter pertama ini belum mencakup keseluruhan calhaj asal Bandar Lampung.

Baca juga: Pencurian di Tanjung Senang Bandar Lampung, 3 Unit HP Raib

Baca juga: Wagub Nunik Lepas Calhaj Kloter Pertama asal Bandar Lampung Malam Ini

Puji menjelaskan pemberangkatan calhaj asal Bandar Lampung akan dipecah menjadi beberapa kloter. “Nanti ada kloter lanjutannya. Secara bertahap,” ujarnya.

Gantikan Ayah

Seorang anggota Polda Lampung, Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) Amzar Rozi, termasuk satu di antara 393 calhaj yang berangkat pada kloter pertama.

Ia berangkat haji menggantikan ayahnya meninggal dunia pada 2019 lalu.

Amzar tak sendiri. Ia mendampingi ibunya, Kholida, yang juga berangkat ke Tanah Suci.

Ia tampak mendorong ibunya yang duduk di kursi roda.

"Orang tua saya menunggu sejak tahun 2012. Seharusnya berangkat tahun 2020.

Tapi, tahun 2019, ayah saya yang pensiunan pegawai RRI (Radio Republik Indonesia) meninggal dunia. Akhirnya tahun ini, alhamdulillah kami berangkat juga," tuturnya.

Amzar senang begitu mendengar informasi Pemerintah Arab Saudi membuka lagi keran untuk menunaikan ibadah haji, termasuk bagi calhaj Indonesia.

“Ibu saya harus menggunakan kursi roda karena sudah sepuh dan mulai pengapuran,” katanya.

Kholida, ibu Amzar, senang luar biasa, apalagi karena sudah menunggu cukup lama untuk bisa beribadah haji.

"Sabar menunggu dan sekarang diberangkatkan. Alhamdulillah. Persiapannya, selalu khusyuk ibadah, doa selamat,” ujar warga Telukbetung Barat ini.

Treadmill

Gesuri Wati, seorang calhaj Bandar Lampung, termasuk yang melakukan persiapan matang untuk naik haji.

Ia bersama suami rutin melakukan treadmill. Ia treadmill sekitar 20 menit setiap hari untuk menjaga kebugaran, khususnya bagian kaki.

“Semua tes kesehatan sudah dilakukan ulang. Termasuk harus suntik meningitis dan PCR. Kemarin rutin treadmill, setiap hari, untuk jaga kondisi tubuh,” kata Gesuri yang merupakan guru SMP Negeri 14 Bandar Lampung ini.

Gesuri sudah dua tahun menunggu keberangkatan haji. Begitu keluar informasi bisa berangkat haji pada tahun ini, ia langsung sujud syukur.

“Takut tertunda lagi, Bersyukur ternyata dibuka tahun ini. Terharu, sedih, bersyukur, apalagi sudah menunggu dua tahun,” ujarnya.

Pelepasan

Dalam pelepasan para calhaj kloter pertama di Asrama Haji, Minggu malam, hadir Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik). Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan beberapa pesan untuk para calhaj.

Nunik mengingatkan para calhaj aga rmenjaga kesehatan selama mengikuti rangkaian ibadah di Tanah Suci.

"Karena, ibadah haji bukan hanya diukur dari kemampuan materi," katanya.

Nunik menjelaskan, meskipun sudah ada kelonggaran terkait pandemi Covid-19, tetapi bukan berarti virus corona sudah hilang.

"Tetap tegakkan protokol kesehatan agas kesehatan tetap terjaga dan ibadah berjalan lancar," ujarnya.

Nunik juga mengingatkan bahwa musim haji bertepatan dengan cuaca panas di Tanah Suci. Karenanya, ia berharap para calhaj bisa mengelola jadwal kegiatan sebaik mungkin.

"Beribadah dengan khusyuk, dan jangan lupa junjung nama baik Indonesia khususnya Provinsi Lampung," katanya.

Sementara kepada para petugas haji, Nunik meminta agar melaksanakan tugas sesuai amanah.

"Naik haji tahun ini menjadi istimewa karena sudah dua tahun tertunda. Semoga lancar dan pulang kembali dengan selamat," ujarnya. 

( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved