Lampung Selatan

Polsek Natar Ringkus 2 Pelaku Curat Spesialis Motor, Amankan Barang Bukti 14 Unit Motor

Jajaran polisi di Mapolsek Natar berhasil mengamankan pelaku curat spesial motor dan mengamankan barang bukti 14 unit sepeda motor.

Dokumentasi Mapolsek Natar
Barang bukti 14 unit sepeda motor yang diamankan di Mapolsek Natar. Polsek Natar ringkus 2 pelaku curat spesialis motor. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Jajaran polisi di Mapolsek Natar berhasil mengamankan pelaku curat spesial motor bernama Nur Choiri (30) Desa Tanjung Sari, kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan.

Pelaku curat ditangkap di Indekos Ibu Ratu, Desa Hajimena, Kecamatan Natar Kabupaten Lampung selatan, Rabu (22/6/2022) sekira pukul 22.00 wib.

Sementara, pelaku curat lainnya berinisal GUN (32) warga Lampung timur (DPO).

Kapolsek Natar Kompol Erinco Donald Sidauruk membenarkan penangkapan yang dilakukan jajarannya.

"Senin (20/62022) sekira pukul 12.30 wib. Telah terjadi tindak pidana pencurian satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BE 6137 UQ wama Magenta Hitam, tahun pembuatan 2019, milik Debora Natalia Sialagan. Tempat kejadian di Gang Senen, Kos Ibu Ratu, di Desa Hajimena, Kecamatan Natar," kata Enrico, Kamis (23/6/2022).

Baca juga: Kades Rawa Selapan Terdakwa Kasus Asusila Divonis Bebas

Baca juga: Pelaku Curat di Bandar Lampung Gasak Tas Berisi Uang Rp 3 Juta yang Tergantung di Stang Motor

"Sepeda motor tersebut hilang saat di parkir di depan halaman kos-kosanan Ibu Ratu. Motor dikunci stang. Saat itu pelapor sedang beres-beres kosan. Pelapor mendengar suara motor hidup, dan terlapor tidak kelihatan lagi," ujarnya.

Enrico mengatakan STNK sepeda motor korban berada di dalam jok, sehingga kerugian ditaksir mencapai Rp 17.364.000, kemudian pelapor melaporkan ke Mapolsek Natar guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut

"Berdasarkan laporan tersebut unit Reskrim Polsek Natar melakukan penyelidikan dan  berhasil menemukan keberadaan pelaku Nur Choiri di rumahnya yang beralamat di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Natar. Lalu dilakukan interogasi kepada pelaku. Dan hasil dari pemeriksaan pelaku mengakui perbuatannya dilakukan bersama GUN (DPO),"

"Dari hasil pencurian tersebut diserahkan kepada Heriyanto. Dari hasil penjualan sepeda motor yang ditipkan oleh Heriyanto. Dan pelaku mendapatkan uang sebesar RP 4.500.000 dan dibagi dengan suadara GUN.Dari hasil pembagian tersebut per orang Rp 2.250.000," katanya.

"Berdasarkan keterangan dari pelaku Nur choiri, anggota unit reskrim langsung melakukan penyelidikan keberadaan Heriyanto. kemudian anggota unit reskrim berhasil menemukan keberadaan Heriyanto di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Natar. Saat diinterogaai pelaku Heriyanto membenarkan dia telah menerima sepeda motor dari saudara Nurkhoiri Al kiwing untuk dijualkan. Kemudian Heriyanto menjual sepeda motor tersebut kepada Fauzi dengan harga RP 5.300.000. Sehingga dari penjual tersebut saudara Hariyanto mendapatkan uang sebesar Rp 800.000," ujarnya.

"Tim pun bergerak melakukan penyelidikan kepada Fauzi yang beralamatkan di desa Rulungsari, kecamatan Natar. Kemudian tim reskrim berhasil menemukan keberadaan saudara Fauzi dan melakukan intrograsi dan dari hasil pemeriksaan kepada Fauzi, dia mengakui dan membenarkan bahwa dia telah membeli sepeda motor dari saudara Heriyanto, dengan harga Rp 5.300.000," sambungnya.

"Dari hasil pengembangan didapati barang bukti kendaraan roda dua sebanyak 14 unit yang diduga dari hasil kejahatan yang dilakukan oleh pelaku Nur Choiri," ungkapnya.

Enrico mengatakan pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Natar guna penyelidikan lebih lanjut.

Barang Bukti satu unit sepeda motor honda beat warna hitam magenta berikut STNK, satu unit sepeda motor Honda beat warna magenta, satu unit sepeda motor Honda beat warna biru putih, satu unit sepeda motor Honda beat warna merah putih, satu unit sepeda motor Honda beat warna merah hitam, satu unit sepeda motor Honda beat warna magenta, satu unit sepeda motor Honda vario warna orange, satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam, satu unit sepeda motor Honda Vario tanpa bodi (trondol).

Satu unit sepeda motor Honda Virza, satu unit sepeda motor Honda beat warna merah putih, satu unit sepeda motor Honda beat warna putih, satu unit sepeda motor Honda beat warna merah putih, satu unit sepeda motor Honda beat warna hitam.

"Pasal yang disangkakan pada pelaku Pasal 363 KUHP," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved