Lampung Selatan

Polres Lampung Selatan Gelar Latihan Operasi Bina Waspada Krakatau 2022

Polres Lampung Selatan gelar latihan Operasi Bina Waspada Krakatau 2022 di Aula Gedung Wicaksana Lhagawa (GWL), Sabtu (25/6/2022).

Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin membuka pelatihan sebelum Operasi Bina Waspada Krakatau 2022 di Aula Gedung Wicaksana Lhagawa (GWL), Sabtu (25/6/2022). Polres Lampung Selatan gelar latihan Operasi Bina Waspada Krakatau 2022.    

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin membuka pelatihan sebelum Operasi Bina Waspada Krakatau 2022 di Aula Gedung Wicaksana Lhagawa (GWL), Sabtu (25/6/2022).

Operasi Bina Waspada Krakatau 2022 dilaksanakan dengan mengerahkan seluruh jajaran dan unsur kamtibmas.

Dengan melakukan pembinaan dan penyuluhan radikalisme di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin mengatakan kegiatan Operasi Bina Waspada Krakatau 2022 ini merupakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan atau preventif berkaitan dengan penangkalan paham-paham radikalisme

"Kegiatan ini berlangsung selama 12 hari. Dimulai pada 27 Juni sampai 8 Juli 2022," kata Edwin. 

Baca juga: Bocah 7 Tahun di Lampung Selatan Terkena Puluru Nyasar saat Pelaku Curanmor Diamuk Massa

Baca juga: 8 Fraksi DPRD Lampung Selatan Setujui Pertanggungjawaban APBD TA 2021

"Diharapkan Operasi Bina Waspada Krakatau 2022 ini mampu meminimalisir dan menetralisir paham-paham radikalisme. Sehingga terbentuknya kondisi masyarakat yang mampu mencegah dan menangkal segala paham-paham radikalisme," ujarnya.

Edwin megatkan Satgas khususnya Bhabinkamtibmas, untuk terlibat dalam Operasi Bina Waspada KRAKATAU 2022

"Bhabinkamtibmas sebagai satgasnya. Mereka akan memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Karena mereka yang tau betul lingkungan daerahnya. Dan dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat di wilayahnya masing-masing," katanya.

"Mereka diharapkan bisa menyentuh hati masyarakat agar mereka mau menyatu. Dengan begitu dapat terbentuk daya tanggkal terhadap penyebaran paham radikalisme ditengah masyarakat," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved