Tulangbawang

Sejak PMK Muncul di Lampung, Dinas Pertanian Tulangbawang Catat Ratusan Ekor Sapi Positif Terjangkit

Kabupaten Tulangbawang mendata ada 379 sapi terjangkit PMK, sejak virus tersebut muncul di Provinsi Lampung.

Editor: Dedi Sutomo
Screeshot
Ilustrasi - Sejak kasus PMK muncul di Lampung, Kabupaten Tulangbawang catat ada 379 sapi terjangkit virus tersebut. 

Heri Wiratno menambahkan, pihaknya akan terus memantau isolasi selama 14 hari.

Setelah itu, kembali dilakukan pemeriksaan lab kepada hewan ternak yang terjangkit. Jika dinyatakan negatif maka bisa keluar dari isolasi.

"Poin paling penting, peternak yang belum terjangkit tidak perlu panik. Tetap jaga kebersihan kandang.

Kita sudah terjungkan tujuh dokter hewan untuk membantu dan sosialisasi peternak di Metro. Harapan kita, kasus ini tidak menyebar dan bisa kita lokalisir," tuntasnya.

Belum Ada PMK di Bandar Lampung

Belum ada sapi di Bandar Lampung yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) hingga Jumat (24/6/2022).

Hal itu dikatakan Kasie Kesehatan Hewan dan Kesmavet Dinas Pertanian Bandar Lampung M Rifki.

"Sampai saat ini, belum ditemukan adanya hewan dengan gejala PMK," kata Rifki.

Ia mengatakan, setiap langkah digunakan untuk mencegah penularan PMK sampai pada hewan ternak di Bandar Lampung.

Caranya dengan melakukan pemeriksaan rutin dan mencegah adanya distribusi ternak dari daerah terjangkit.

Untuk pencegahan dari segi medis hewan ternak, pihaknya lebih berorientasi pada kebersihan lingkungan peternakan hingga lapak-lapak. Hal tersebut mengingat Bandar Lampung belum menjadi daerah prioritas pelaksanaan vaksinasi PMK.

"Prioritas vaksinasi PMK masih diorientasikan untuk daerah yang sudah terjangkit PMK," jelas dia.

(Tribun Lampung.co.id / Candra Wijaya/V Soma Ferrer/Indra Simanjuntak)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved