Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia

Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia Sakit Paru-paru, Kenali 7 Jenis Infeksi Paru-paru

Sebelumnya, putri Tjahjo Kumolo, Rahajeng Widyaswari, menyampaikan ayahnya mengalami infeksi yang menyebar sampai ke paru-paru.

DOK. Unsplash/Robina Weermeijer
Ilustrasi infeksi paru-paru. Tjahjo Kumolo meninggal dunia di RS Abdi Waluyo, Jakarta pada Jumat (1/6/2022) setelah dua pekan menjalani perawatan intensif karena sakit infeksi paru-paru yang dideritanya. 

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif akibat infeksi paru-paru yang dideritanya.

Tjahjo Kumolo meninggal dunia di RS Abdi Waluyo, Jakarta pada Jumat (1/6/2022) setelah dua pekan menjalani perawatan intensif karena sakit infeksi paru-paru yang dideritanya.

Sebelumnya, putri Tjahjo Kumolo, Rahajeng Widyaswari, menyampaikan ayahnya mengalami infeksi yang menyebar sampai ke paru-paru dan masih dirawat secara intensif. Rahajeng menegaskan Tjahjo dalam kondisi stabil.

"Sekarang kondisi bapak sudah membaik dan cenderung stabil. Mohon doanya agar Bapak segera pulih dan dapat beraktivitas kembali. Terima kasih," kata Rahajeng Widyaswari, Minggu (26/6/2022).

Mengenal penyakit infeksi paru-paru

Baca juga: Menpan-RB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia di RS Abdi Waluyo

Baca juga: Tjahjo Kumolo Sempat Dirawat Intensif, Sekretaris Bongkar Kabar Koma

Salah satu gangguan paru-paru yang kerap terjadi adalah infeksi paru-paru. Apabila paru-paru mengalami infeksi, maka kinerja sistem pernapasan dapat terganggu.

Untuk diketahui, infeksi pada organ paru-paru bisa bermacam-macam jenisnya.

Dilansir Tribun Lampung dari Healthline pada Kamis (1/6/2022), infeksi paru-paru dapat disebabkan oleh virus, jamur, dan bakteri. Hal ini menyebabkan terjadinya peradangan pada paru-paru.

Beberapa mikroorganisme mampu menyebabkan gangguan secara bersamaan sehingga terjadi infeksi tumpang tindih.

Berikut tujuh jenis infeksi paru-paru yang wajib Anda waspadai.

1.  Batuk rejan (pertusis)

Batuk rejan atau pertusis merupakan penyakit pernapasan menular yang disebabkan oleh bakteri Bordetella pertussis.

Baca juga: Pesannya ke Ronaldinho Jadi Sorotan, Celine Evangelista: Kali Aja Doyan

Baca juga: Venna Melinda Tak Sangka, Ferry Irawan Kuat Sampai 1 Jam di Atas Ranjang

Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), batuk rejan merupakan salah satu jenis batuk yang sulit dikontrol.

Batuk rejan sangat menular terutama pada bayi dan balita. Sebuah data statistik menunjukkan bahwa 50 persen kasus bayi berusia di bawah 12 bulan yang terinfeksi batuk rejan harus menjalani rawat inap.

Ciri-ciri batuk rejan adalah batuk yang diikuti dengan suara melengking yang juga biasa disebut dengan whooping cough.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved