Pemilu 2024
Profil Fatikhatul Khoiriyah, Ketua Bawaslu Lampung
Simak profil Fatikhatul Khoiriyah, yang menjabat Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung.
Penulis: joeviter muhammad | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Berikut ini profil Fatikhatul Khoiriyah, yang menjabat Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung.
Perempuan yang akrab disapa Khoir ini menjadi ketua Bawaslu Lampung selama 2 periode berturut-turut.
Istri dari Radityo Ariyadi Nugroho ini pernah didapuk sebagai ketua Bawaslu termuda se-Indonesia.
Predikat itu didapat saat pertama kali menjadi ketua Bawaslu Lampung periode 2012 - 2017.
Anak kedua dari empat bersaudara yang lahir dari pasangan Ali Kusdardiri dan Istiyah, kembali terpilih menjadi ketua Bawaslu Lampung periode 2017 - 2022.
Baca juga: Profil M Fathul Arifin, Ketua Bawaslu Pringsewu
Baca juga: Profil Ketua KPU Lampung Tengah, Irawan Indrajaya Miliki Darah Musisi
Ketertarikan Khoir dengan dunia Pemilu berawal dari masa masa awal perkuliahan.
Alumnus Magister Hukum Universitas Jayabaya Jakarta ini mengaku senang melihat berita berbau Politik dan Pemilu.
"Saat itu juga saya mulai aktif ikut organisasi organisasi bidang demokrasi," kata Khoir, Kamis (14/7/2022).
Khoir yang lahir di Desa Sumbersari, Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur pada 5 April 1982, mulai aktif di dunia Pemilu sejak 2012 silam.
Kala itu, Khoir yang masih melanjutkan program magister hukum dipercaya menjadi tenaga profesional divisi penanganan pelanggaran di Panwaslu DKI Jakarta.
Dari pengalaman penyelenggaraan Pemilu Gubernur DKI, Khoir banyak mendapatkan pengalaman.
"Kemudian saat ada rekrutmen Bawaslu pertama tahun 2012, karena saya asal Lampung, pulang dan ikut daftar seleksi," kata Khoir.
Akhirnya, mantan Anggota Dewan Legeslatif Mahasiswa IAIN Raden Intan Lampung (2006-2008), terpilih sebagai ketua Bawaslu Lampung.
"Alhamdulillah keputusan dari timsel, saya terpilih ketua Bawaslu termuda se Indonesia pada waktu itu," kata Khoir.
Khoir menyebut dunia politik itu sangat dinamis. Sementara perannya di Bawaslu adalah mengawasi para peserta pemilu.