Pemilu 2024
Profil Nurris Septa Pratama, Ketua KPU Metro Lampung
Simak profil Nurris Septa Pratama, Ketua KPU Metro. Nurris menempuh pendidikan sarjananya di Universitas Muhammadiyah Metro 2010.
Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Metro - Berikut ini profil Nurris Septa Pratama, Ketua KPU Metro.
Ketua KPU Metro Nurris Septa Pratama berbagi pengalaman hidupnya.
Pria yang lahir di Muara Dua, Palembang tanggal 24 Agustus 1988 ini menceritakan perjalanan hidupnya serta mengenai pentingnya berorganisasi saat dirinya sebelum menjadi Ketua KPU Metro .
Pria yang akrab disapa Pakcik Septa ini menempuh pendidikan di SD Negeri 1 Bukit Kemuning, SLTP Negeri 3 Bukit Kemuning, SMA Negeri 1 Abung Barat Lampung Utara.
Nurris menempuh pendidikan sarjananya di Universitas Muhammadiyah Metro 2010 dan pada tahun 2013 terdaftar sebagai Mahasiswa Magister di Universitas Negeri Yogyakarta.
Baca juga: Profil Fatikhatul Khoiriyah, Ketua Bawaslu Lampung
Baca juga: Profil M Fathul Arifin, Ketua Bawaslu Pringsewu
Seperti yang dikatakan dia kepada Tribun lampung, dia berbagi kisah tentang pengalamannya semasa sekolah dulu.
"Saya sejak SMA aktif berorganisasi, seperti pramuka dan pernah menjadi sekretaris osis," ujar pria yang menyukai klub sepakbola Liverpool F.C tersebut.
Selain itu, dia juga pernah memiliki pengalaman organisasi lain ketika di bangku kuliah.
Pengalamannya yaitu pernah menjadi Direktur Warung Pintar Book Store tahun 2009-2011 dalam program mahasiswa wirausaha (PMW), selain itu juga aktif di organisasi kemahasiswaan sebagai ketua umum PK FKIP IMM UM METRO periode 2008-2009.
Dia juga pernah menjadi ketua bidang IPTEK Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Metro Lampung Periode 2009-2010 dan Bendahara Umum DPD IMM Lampung 2012-2014.
Dengan pengalaman organisasi tersebut, pria yang menyukai bakso ini mengatakan bahwa pengalamannya ketika berorganisasi itu berguna dalam menempa keahlian serta kecakapan diri.
"Organisasi itu berguna bagi saya ketika kuliah. Karena berorganisasi itu saya bisa memiliki soft skill dan public speaking yang baik," ujar Ketua KPU tersebut.
Dia mengatakan, pengalaman organisasi yang dimilikinya menjadi dasar dalam mengkoordinir diri sendiri serta orang lain.
Walaupun berasal dari latar belakang sarjana pendidikan fisika, hal ini tidak menyurutkannya untuk terjun ke bidang lain.
Hal ini dibuktikan dengan pengalamannya pernah menjadi Panitia Pengawas Kecamatan Pilkada tahun 2018, Panitia Pengawas Kecamatan Pemilu tahun 2019 dan menjadi relawan JPPR (Jaringan Pemilih Pendidikan Rakyat) pada pilkada Lampung Tengah 2010.