Berita Lampung
Polres Bersama Disbunnak Tanggamus Melaksanakan Vaksinasi PMK Hewan Ternak
Polres Tanggamus bersama bersama Dinas Perkebunan dan Peterakan (Disbunnak) melaksanakan vaksinasi terhadap hewan ternak.
Penulis: Dickey Ariftia Abdi | Editor: muhammadazhim
Tribunlampung.co.id, Tanggamus - Polres Tanggamus bersama bersama Dinas Perkebunan dan Peterakan (Disbunnak) melaksanakan vaksinasi terhadap hewan ternak di Kecamatan Pugung.
Kegiatan vaksinasi ini dilakukan Polres Tanggamus dan Disbunnak dalam rangka mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.
Kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh Polres Tanggamus dan Disbunnak ini dipimpin langsung oleh Iptu Iman Sobri dan Drh Ari Priyanto, Kamis (21/7/2022).
Kegiatan ini didampingi oleh Bhabinkamtibmas beserta sejumlah staf Disbunnak.
Kegiatan yang dilaksanakan secara door to door ini dimulai dari Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung.
Sebanyak 250 ekor hewan ternak yang berhasil divaksin dari hasil vaksinasi kemarin.
Masyarakat pemilik hewan ternak juga menyambut baik kegiatan tersebut.
Masyarakat berharap, dengan kegiatan tersebut hewan ternaknya tidak mengalami PMK.
"Kegiatan hari ini kita melaksanakan vaksinasi PMK bersama dengan Dinas Peternakan dan Perkebunan," kata Iptu Iman Sobri.
"Yang mana kita lakukan door to door dengan target vaksin 250 ekor hewan ternak," sambung Iptu Iman Sobri mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi usai kegiatan.
Iptu Iman Sobri mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan hewan ternak yang terinfeksi virus PMK dan melalui vaksin seluruh hewan ternak sehat.
"Alhamdulillah di Tanggamus sendiri belum ada yang terjangkit, harapannya setelah divaksin, virus PMK tidak masuk ke Tanggamus dan hewan ternak sehat semua," katanya.
Drh. Ari Priyanto selaku dokter hewan Disbunnak Tanggamus mengatakan, sebelum melakukan vaksin pihaknya terlebih dahulu melakukan sosialisasi.
Sosialisasi ini menyangkut perihal bahayanya PMK sehingga kita bisa melakukan vaksinasi ini dengan baik.
"Untuk target hari ini 250 ekor, kendala di lapangan yang kita hadapi selama ini jarak lokasi dan cuaca kadang hujan kadang panas," kata Ari Priyanto.
Ari Priyanto turut menjelaskan ciri-ciri hewan ternak yang terinfek PMK yaitu, apabila mengeluarkan air liur berlebihan sebab biasanya hanya sedikit.
Kemudian ada lesi di mulut, pada kaki ada luka dan kurangnya nafsu makan pada hewan ternak.
Ari Priyanto mengimbau kepada para peternak untuk menjaga kebersihan kandang dan selalu berikan desinfektan di sekitar kandang.
"Untuk pencegahan awal, kita imbau kepada peternak jaga kebersihan kandang dan selalu desinfektan sekitar kandang," kata dokter hewan Disbunnak.
Suhendro selaku peternak sapi mengungkapkan bersyukur mendapatkan vaksinasi ternak tersebut.
"Alhamdulillah kami dibantu, semoga sapi dan ternak kami bisa sehat semua," katanya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab dan Polres Tanggamus yang telah peduli kepada peternak.
"Terima kasih kepada pihak dinas perkebunan dan perternakan dan Polres Tanggamus yang telah membantu meyuntikan vaksin di wilayah kami," kata Suhendro.
Masyarakat sekitar pun sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh Disbunnak dan Polres Tanggamus tersebut.
(Tribunlampung.co.id/Dickey Ariftia)