Kesehatan

Rajin Cuci Tangan Bisa Hindari dari Penyakit Tipes

Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, rajin olahraga, makan dan minum yang bersih serta berikan imunisasi untuk thypus.

Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Teguh Prasetyo
tribunlampung/jelita dini
dr. Huminsa Ranto Sp.A, M.Sc dari Rumah Sakit Mardi Waluyo Metro jadi pembicara di Bincang Kesehatan Tribun Lampung, Kamis (28/7/2022). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Typhus abdominalis atau yang sering disebut orang awam dengan tipes adalah salah satu penyakit yang bisa menyerang anak-anak.

dr. Huminsa Ranto Sp.A, M.Sc dari Rumah Sakit Mardi Waluyo Metro mengatakan typhus abdominalis disebabkan bakteri salmonella typhosa yang menempel di makanan dan minuman yang kurang bersih atau tidak ditutup, yang masuk ke tubuh melalui mulut.

"Setelah bakteri masuk ke tubuh, ada masa inkubasi selama tiga sampai tujuh hari, setelah itu baru muncul typhus abdominalis," kata dokter yang akrab disapa dr Ranto itu dalam Bincang Kesehatan, Kamis 28 Juli 2022.

Gejala typhus abdominalis adalah demam, mual, muntah, dan mencret.

Gejala itu memang mirip seperti gejala masuk angin, tapi kalau masuk angin biasanya tidak butuh waktu lama untuk sembuh.

Baca juga: Halo Dokter, Cara Mengobati dan Mencegah Tipes

Orangtua yang anaknya mengalami gejala itu wajib waspada gejala itu adalah gejala typhus abdominalis dan bukan gejala masuk angin, jika gejala itu sudah berlangsung lebih dari tujuh hari.

Kalau mengalami gejala typhus abdominalis sebaiknya langsung ke dokter untuk melakukan pemeriksaan.

Pemeriksaan itu untuk lebih memastikan gejala itu adalah typhus abdominalis.

Saat memberikan pengobatan ke pasien,  dokter akan melihat kondisi pasien.

Kalau pasien masih mau makan dan minum, pasien cukup diberikan obat

Pasien tidak perlu dirawat dirumah sakit atau yang sering disebut orang-orang opname.

Tapi kalau pasien lemas, tidak mau makan, dan tidak mau minum, harus diberikan obat sembari dirawat di rumah sakit.

Salah satu obat yang diberikan ke pasien adalah antibiotik. 

Selama pasien masih menjalani pengobatan dan belum sembuh dari typhus abdominalis, pasien harus banyak istirahat, dan harus banyak makan. 

Pasien bebas makan apa saja, Namun dengan catatan makanan itu adalah makanan yang bersih.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved