Berita Terkini Nasional

Lubang Aneh di Kepala Brigadir J, Pengacara: Ada Semacam Penempelan Lem

Kematian Brigadir J masih menyisakan tanda tanya lantaran banyak keanehan pada lukanya terutama di bagian kepala, hasil autopsi ulang.

Kolase Tribunjambi.co.id
Ilustrasi prosesi pemakaman dan autopsi ulang Brigadir J. Kematian Brigadir J masih menyisakan tanda tanya lantaran banyak keanehan pada lukanya terutama di bagian kepala, hasil autopsi ulang. 

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J masih menyisakan tanda tanya lantaran banyak keanehan pada lukanya terutama di bagian kepala, hasil autopsi ulang.

Kamaruddin Simanjuntak, pengacara dari keluarga Brigadir J, mengungkap fakta hasil autopsi ulang korban, dan ditemukan ada lubang di bagian belakang kepala tembus ke mata dan hidung.

Bahkan, setelah dokter forensik yang autopsi ulang meraba-raba kepala Brigadir J, ternyata ada semacam penempelan lem.

Diketahui, autopsi ulang dilakukan tim dokter forensik atas jenazah Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Dari hasil autopsi ulang, dokter forensik mendapati kepala bagian belakang Brigadir J ditemukan ada 6 retakan diduga akibat tembakan.

Baca juga: Rekaman CCTV Menit Per Menit sebelum Brigadir J Tewas, Irjen Ferdy Sambo Tak Ikut PCR

Baca juga: Brigadir J Disebut Pernah Todongkan Senjata ke Foto Irjen Ferdy Sambo

Kemudian, yang lebih mengejutkan lagi, saat dibuka, otak di kepala Brigadir J juga sudah tidak ada.

Temuan-temuan tersebut diungkap oleh pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak dalam acara live streaming Hendro Firlesso yang tayang Jumat, 29 Juli 2022.

Setelah prosesi pemakaman ulang Brigadir J secara kedinasan usai menjalani autopsi ulang, Kamaruddin Simanjuntak menjumpai menemui dokter Herlina Lubis untuk melihat hasil forensik dan diaktanotariskan.

Magister Kesehatan Herlina Lubis dan salah seorang dokter ditunjuk untuk mengamati dan menganalisa hasil autopsi dan visum Brigadir J.

“Yang dilaporkan kepada ahli kita pertama, ketika kepalanya dibuka otaknya sudah tidak ditemukan,” ujar Kamaruddin Simanjuntak.

Setelah mereka (dokter forensik yang mengautopsi ulang) meraba-raba kepalanya, ternyata ada semacam penempelan lem.

Setelah diraba-raba rambutnya ternyata di situ ada lubang disondek (ditusuk) lubang itu tembus ke mata dan hidung.

Baca juga: Persija Jakarta Kena Denda Rp 50 Juta, Ulah Oknum Suporter Menyalakan Flare

Baca juga: Aplikasi Tak Daftar PSE Resmi Diblokir Kominfo, Ada Steam hingga Dota

Diduga almarhum Brigadir J ditembak dari belakang kepala hingga jebol sampai ke hidung depan.

Kemudian, tim dokter forensik juga menemukan di dalam tengkorak kepala Brigadir J ada enam retakan.

Enam retakan ini diduga akibat tembakan, namun mungkin juga akibat lain.

Ketika dibuka bagian perut sampai ke kepala ditemukan otaknya yang pindah ke bagian perut.

Kemudian kedua, ditemukan juga diduga tembakan dari leher mengarah ke bagian bibir.

Ketiga, dokter forensik menemukan lubang di dada diduga bekas tembakan, yang keempat ada lubang yang diduga juga keempat lubang tersebut bekas peluru.

Selain itu dokter forensik juga menemukan luka terbuka di bagian bahu yang dagingnya hampir terkelupas.

Tim dokter forensik masih belum mengetahui apa penyebabnya, yang diduga bukan akibat peluru.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved