Berita Lampung
Harga Ayam Potong di Pasar Way Kandis Bandar Lampung Naik
Pantauan Tribunlampung.co.id di Pasar Way Kandis, Bandar Lampung, kenaikan harga ayam potong mencapai Rp 3 ribu per kilogram.
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Terjadi kenaikan harga ayam potong di Pasar Way Kandis, Bandar Lampung.
Pantauan Tribunlampung.co.id di Pasar Way Kandis, Bandar Lampung, kenaikan harga ayam potong mencapai Rp 3 ribu per kilogram.
Sebelumnya harga ayam potong di Pasar Way Kandis Bandar Lampung Rp 35 ribu, jadi Rp 38 ribu per kilogram.
Pedagang ayam potong, Jumisih mengaku sedih lantaran Ayam naik.
"Iya mas harga ayam naik, jadi untuk modal tentu lebih besar," kata Jumisih Kepada Tribunlampung.co.id, Rabu (28/8/2022).
Baca juga: KPK Geledah Rumah Mewah Prof Karomani di Bandar Lampung, Penyidik Bawa 2 Koper
Baca juga: Motor Pengunjung Kafe di Bandar Lampung Raib, Motor Dikunci Stang dan Ada Petugas Parkir
Kenaikan harga ayam dikatakan jumisih baru terjadi sejak Minggu lalu.
"Kenaikan mulai di Minggu kemarin, ya di pertengahan Agustus lah," ujarnya.
Buntut dari kenaikan harga ayam potong membuat lapaknya sepi pembeli.
Jumisih menjual 3 ukuran ayam potong, dalam kategori besar, sedang dan kecil.
"Yang besar harganya Rp 38 ribu, yang sedang Rp 35 ribu dan yang kecil Rp 28 ribu," ungkapnya.
Meskipun harga ayam mengalami kenaikan, harga cabai kriting dan cabai rawit saat ini mengalami penurunan.
Pedagang Cabai, Nanda mengatakan harga cabai kriting atau cabai besar Rp 58 per kilo gram.
Baca juga: Diduga Bus Rombongan Pelajar SMK Ngebut, Kecelakaan di Bandar Lampung
Baca juga: Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Kaur Bengkulu, Terasa hingga Bandar Lampung
"Harga cabai jika beli di bawah 10 Kilo mencapai Rp 58 ribuan, tapi jika beli di atas 10 Kilo hanya Rp 55 ribu," Kata Nanda.
Nanda mengatakan harga cabai alami penurunan terhitung sejak bulan Mei hingga sekarang.
"Ya pas lebaran itu, harga cabai kriting ini mencapai Rp 100 ribu lebih, tapi makin turun makin turun," ujarnya.