Penemuan Jasad di Pesawaran
Hilang Satu Malam, Remaja Perempuan di Pesawaran Ditemukan Tewas di Kebun Karet
Berdasarkan keterangan kepolisian identitas jasad merupakan remaja perempuan asal Dusun Kamulyan Desa Kalirejo Negeri Katon Pesawaran
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Mayat remaja perempuan ditemukan di kebun karet Desa Kalirejo, Pesawaran, Selasa (06/09/2022)
Jenazah remaja perempuan yang ditemukan di kebun karet di Pesawaran dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.
Berdasarkan keterangan kepolisian identitas jasad merupakan remaja perempuan asal Dusun Kamulyan Desa Kalirejo Negeri Katon Pesawaran berusia 14 tahun dengan inisial IT.
Pihak keluarga masih merasa tidak percaya bahwa anggota keluarganya meninggal secara tragis.
Suasana haru menyelimuti rumah duka, terlihat isak tangis sanak saudara terdengar dari rumah duka.
Baca juga: Penyesalan Ressa Herlambang Tak Bisa Antar Jenazah Mama Terakhir Kalinya, Hanya Bisa Berdoa
Baca juga: Ibu Indah Permatasari Tak Peduli Anaknya, Arie Kriting Banyak yang Perhatian Sama Kami Nak
Susi selaku bibi korban menjelaskan, kondisi sebelum korban ditemukan ditemukan meninggal.
Susi bibinya menangis saat tahu bahwa IT keponakannya terbujur kaku di kebun karet di Desa Kalirejo Pesawaran.
Ia hampir tidak percaya bahwa IT sudah ditemukan tewas secara mengenaskan di kebun karet.
Lebih dari itu juga tewasnya IT justru terjadi ketika ia baru bertemu dengannya sebelum kematiannya.
Sebelum IT menghilang, Ia izin untuk membeli pulpen.
Namun saat sudah pulang ia justru keluar lagi dan tidak kembali semalaman.
Merasa panik pihak keluarga berusaha menghubungi IT melalui telepon.
Baca juga: Bayi dari Indah Permatasari Dianggap Cobaan Oleh Ibunya Nursyah
Baca juga: Angga Wijaya Buka Warung Kopi demi Sambung Hidup, Dewi Perssik Minta Uangnya Dikembalikan
Namun saat ditelpon ia tidak mengangkat sama sekali.
Hingga pada akhirnya pihak keluarga melaporkan kepada kepala desa setempat tentang menghilangnya IT pukul 21.00 WIB, Senin malam.
Ia bercerita bahwa IT merupakan anak kedua dari pasangan Juliati dan Samin.
IT merupakan anak dari keluarga yang memiliki keterbatasan mental.
Ibunya Juliati dan kakak laki-lakinya mengalami hal tersebut, sedangkan IT dan ayahnya Samin tidak.
Tetapi dalam keseharianya IT memang merupakan anak yang pendiam.
IT hanya berada di rumah dan membantu orangtuanya.
Baca juga: Marshel Widianto Mohon Doa supaya Bisa Nikahi Celine Evangelista
Baca juga: Angga Wijaya Jualan Kopi supaya Punya Penghasilan Tetap, Dewi Perssik Sinis
Sehingga Susi merasa sangat terpukul saat mengetahui peristiwa tragis yang menimpa IT.
"IT kesehariannya itu lugu sekali, di rumah hanya membantu dan mengaji saja. Saya kaget sekali" ucap Susi.
Sambil menangis Susi melihat ke arah Juliati ibu IT yang sedang termenung.
"Saya engga tega melihatnya" pungkasnya.
Hal itu disampaikan saat mendatangi rumah duka yang berada di Dusun Kamulyan Desa Kalirejo, Negeri Katon Pesawaran.
Polisi autopsi
Polres Pesawaran membawa jasad gadis ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi, Selasa (06/09/2022).
Penemuan jasad gadis belia dikonfirmasi langsung oleh Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Supriyanto Husin pada saat memeriksa langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).
Ia mengatakan bahwa penemuan jasad gadis belia pertama kali ditemukan oleh warga Purworejo yang merupakan penderes karet.
Dan ditemukan pada pukul 06.30 pagi.
Dalam hal itu juga ia menjelaskan kronologi penemuan jasad gadis yang diperkirakan berusia 15 tahun dengan inisial IT.
Baca juga: 7 Bulan Meninggal Warisan Dorce Gamalama Masih Jadi Rebutan, Sampai Didatangi Lewat Mimpi
Baca juga: Suami Dewi Lestari Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Stroke
Pada saat kejadian, saksi langsung memanggil warga dan melaporkan langsung peristiwa tersebut kepada kadus di Desa Kalirejo.
Lalu disaat bersamaan kadus pun melaporkan kembali kepada Polsek Gedong Tataan dan langsung diterjunkan personel untuk melihat lokasi.
Pada pukul 10.20 kemudian kepolisian langsung melakukan evakuasi terhadap jasad gadis belia yang sudah terkonfirmasi merupakan warga Dusun Kamulyan Desa Kalirejo, Negeri Katon Pesawaran.
Setelah dilakukan evakuasi barulah jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Bandar Lampung.
Untuk dugaan terhadap peristiwa tersebut, AKP Supriyanto masih akan menunggu hasil autopsi.
"Kalau untuk dugaan pembunuhan itu belum pasti, dan jelas kita akan dalami lebih lanjut," ucapnya.
Ia menjelaskan belum bisa menjelaskan secara rinci mengenai penyebab kematian korban.
Ia juga mengatakan bahwa dari hal ini ia akan memeriksa saksi-saksi kemudian mencari barang bukti.
Untuk selanjutkan akan dilakukan pendalaman mengenai indikasi dari peristiwa ini.
"Apakah ini pembunuhan atau meninggal dunia itu akan dilakukan pendalaman," katanya lagi.
Ia membeberkan bahwa masih menunggu hasil forensik.
Selaniutnya ia menjelaskan bahwa jajaran kepolisian akan bekerja keras untuk mengungkap peristiwa ini.
(Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya)