Berita Lampung

Pemkot Metro Lampung Rapat Tertutup Bahas Kedatangan KPK

Pemkot Metro Lampung menggelar rapat membahas rencana kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Kamis (8/9/2022)

Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: soni
KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Logo KPK 

Tribunlampung.co.id, Metro - Pemkot Metro Lampung menggelar rapat membahas rencana kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada agenda acara pelaksanaan jelajah negeri bangun antikorupsi tahun 2022, Kamis (8/9/2022)

Rapat tersebut sebagai persiapan agenda kegiatan yang akan diadakan KPK RI yang bertema Roadshow Bus KPK yang membahas mengenai antikorupsi.

Pantauan Tribun Lampung, rapat persiapan acara tersebut berlangsung di ruang Sekretaris Kota Metro.
Menurut informasi yang didapat Tribun, rapat bersifat tidak terbuka untuk umum.

Rapat tersebut merupakan tahap awal yang membahaspersiapan pelaksanaan agenda acara KPK RI tersebut. "Rapatnya tertutup, jadi tidak terbuka untuk umum," ujarnya.

Berdasarkan dari info yang diperoleh Tribun, acara tersebut akan diadakan pada September 2022, dan berlangsung selama tiga hari.

Nantinya Pemkot Metro akan mengundang pihak-pihak terkaitg untuk menghadiri acara yang membahas tema antikorupsi.

Diketahui, bus rombongan KPK akan sambangi Lampung dalam rangka Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi.
KPK diagendakan akan ke Kota Bandar Lampung, Kota Metro, dan Kalianda.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, resmi meluncurkan Roadshow Bus KPK Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi. Bus akan menyambangi sembilan kota di tiga provinsi di Indonesia.

Firli Bahuri mengatakan, sembilan wilayah tersebut, diambil dari sembilan nilai antikorupsi.

Kesembilan wilayah yang akan didatangi Bus KPK itu, tiga di antaranya di Lampung yakni Kota Metro, Kota Bandar Lampung, dan Kalianda.

Baca juga: Kemendikbudristek Tunda Unila Sebagai Kampus PTNBH karena Rektor Unila Ditangkap KPK

Baca juga: Rumah Dokter di Bandar Lampung Ikut Digeledah KPK

Menurut Firli, KPK menyadari bahwa pemberantasan korupsi tidak bisa diselesaikan oleh satu institusi.

"Tapi harus melibatkan semua elemen masyarakat, semua anak bangsa," pungkas Firli.
Roadshow Bus KPK ini pertama kali diluncurkan pada 2014 lalu. Daerah pertama yang didatangi oleh Bus KPK itu, di antaranya Yogyakarta dan sekitarnya.

Selanjutnya pada 2018, Bus KPK menghadiri 12 kabupaten kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Kemudian pada 2019, Bus KPK menjelajahi 28 kota dan kabupaten di Jawa Barat, Jawa tengah, Jawa Timur dan Provinsi Bali. ( Tribunlampung.co.id / Muhammad Humam Ghiffary )

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved