Berita Terkini Artis

Alasan Atta Halilintar Hapus Podcast Firdaus Oiwobo hingga Dipolisikan, Soal Hak

Firdaus Oiwobo melaporkan Atta Halilintar karena dianggap telah melecehkan dukun dan istri dukun, gegara take down podcast.

Tribunnews.com
Atta Halilintar (kanan) ungkap alasan hapus podcast dengan Firdaus Oiwobo (kiri) hingga dipolisikan. 

Pasalnya, Atta Halilintar telah men-take down atau menghapus konten video bersama Firdaus Oiwobo di YouTube AH Podcast.

Bukan tanpa alasan, Atta Halilintar mengatakan jika konten video yang berisikan tentang klarifikasi para dukun itu bukan hal yang baik dan tidak mendidik.

Keputusan suami Aurel Hermansyah itu ternyata mendapatkan reaksi dari Firdaus Oiwobo.

Melalui akun Instagram pribadinya, Firdaus Oiwobo mengutarakan kekecewaan dan kemarahannya kepada Atta Halilintar.

Pengacara yang kini ramai disorot public ini mempertanyakan alasan sang YouTuber menghapus konten video bersamanya.

"Kenapa Atta Halilintar menghapus video kami, padahal kami datang ke podcast Atta Halilintar itu dengan niat baik," kata Firdaus Oiwobo, dikutip dari Instastory pribadinya, Minggu (11/9/2022).

Terlanjut kesal, Firdaus Oiwobo mengungkapkan jika ia dan rekannya hanya menerima bayaran sedikit dari Atta Halilintar.

Meski demikian, ia mengatakan tetap mempromosikan konten video podcast tersebut.

"Bahkan uang tidak seberapa dikasih Atta Halilintar, istilahnya hanya cukup untuk makan soto aja. Kami promosikan sedemikian rupa, kami bikin seakan-akan kami dapat uang banyak dari Atta Halilintar," ujar Firdaus.

Oleh karena itu, Firdaus mengatakan jika ia dan rekan-rekannya sudah didzolimi oleh Atta Halilintar.

Bahkan, pengacara Asosiasi Dukun Indonesia ini menyebut perbuatan Atta Halilintar itu adalah dosa besar.

"Itu merupakan satu dosa besar Mas Atta kepada kami,” tegasnya.

Ia pun kembali menyinggung bayaran yang diberikan Atta Halilintar sangat kecil untuk menjadi bintang tamu di podcast sang YouTuber.

“Kami yang udah ikhlas jauh-jauh bawa mobil sendiri-sendiri karena niat baik kami. Bensinnya enggak sesuai dengan apa yang Mas Atta kasih, buat makan aja habis," kata Firdaus.

Tak hanya it, Firdaus Oiwobo juga menyebut Atta Halilintar licik lantaran mengundang Gus Miftah di podcast-nya, yang dinilainya hanya untuk menjelek-jelekkan dukun.

"Lalu, diduga dengan kelicikannya Atta Halilintar mengundang Gus Miftah. Podcast-nya menjelek-jelekan dukun,” ucapnya lagi.

Ia menilai jika Atta Halilintar hanya ingin menjelek-jelekkan namanya dan rekan-rekannya saat diundang untuk membuat konten podcast.

“Berarti tujuan Anda mengundang kami podcast ini untuk menghancurkan nama kami," kata Firdaus.

Untuk diketahui, dalam podcast-nya dengan Gus Miftah, Atta Halilintar mengaku menyesal telah mengundang Firdaus dan Gus Irfan.

Penyesalan itu lantaran Atta Halilintar menilai hal tersebut bukan lah hal baik dan mendidik.

Atta Halilintar pun menyampaikan permintaan maaf karena sudah mengundang Firdaus Oiwobo dan Gus Irfan.

Firdaus Oiwobo Laporkan Atta Halilintar dan Gus Miftah ke Polisi

Perwakilan dukun Indonesia, Gus Irfan dan pengacaranya Firdaus Oiwobo melaporkan Atta Halilintar dan Gus Miftah ke Polres Jakarta Selatan pada Sabtu (10/9/2022).

Laporan itu didasari atas dugaan penghinaan kepada dukun yang dilakukan Atta Halilintar dan Gus Miftah.

"Yang kami laporkan atas penghinaan yang mengatakan bahwa istri dukun itu jelek. Bukan urusan dukun lagi, tapi sudah dapur.”

Istri orang dihina sedemikian rupa sama Gus Miftah sebagai pendakwah. Jangan bawa-bawa dapur orang," ujar Firdaus Oiwobo saat di Polres Jakarta Selatan, Sabtu (10/9/2022).

Selain itu, tindakan Atta Halilintar disebut telah menyinggung Firdaus Oiwobo dan Gus Irfan.

"Yang jadi masalah di podcast-nya, dia (Atta) menyesal (mengundang) ngomong begitu. Dengan mengundang kami tidak ada edukasi. Mungkin bahasa kasarnya unfaedah," tutur Firdaus Oiwobo.

Firdaus Oiwobo mengatakan, Atta Halilintar dan Gus Miftah terancam hukuman 4 tahun penjara atas laporan tersebut.

“4 tahun penjara,” tegasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Tribunnews.com )

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved