Berita Lampung

Kondisi Anak Disiksa Ibu Kandung di Lampung Utara Sehat, Pemkab Upayakan Penangguhan Penahanan LPN

Pemkab Lampung Utara tengah berupaya melakukan penangguhan penahanan terhadap LPN (24) ibu yang siksa anak kandungnya sendiri.

Penulis: anung bayuardi | Editor: Reny Fitriani
Tribunnews
Ilustrasi - Kondisi anak disiksa ibu kandung di Lampung Utara sehat, pemkab upayakan penangguhan penahanan LPN. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Utara - Pemerintah Kabupaten Lampung Utara tengah berupaya melakukan penangguhan penahanan terhadap LPN (24) ibu yang siksa anak kandungnya sendiri.

“Kami sudah buat surat permohonan agar LPN ibu dari Asy 1 tahun 1 bulan tidak terjerat hukuman penjara,” kata ketua TP PKK Lampung Utara Endah Sulastri saat meninjau Asy di panti asuhan Nurul Mutaqin, Wonogiri, Kotabumi, Lampung Utara, Selasa 13 September 2022.

Mengenai kondisi sang anak, Ia mengatakan dalam keadaan baik dan sehat. 

Meskipun begitu, seorang anak mempunyai naluri untuk dekat dengan orangtuanya.

Atas dasar itulah, pihaknya terus upaya melakukan agar ibunya, LPN tidak terjerat hukum.

Baca juga: Nelayan di Pesawaran Harap Bantuan Pemerintah Atasi Kelangkaan BBM di Wilayah Pesisir

Baca juga: Truk Isuzu Terbalik di Jembatan Way Mayah Pesisir Barat Lampung, Hindari Kecelakan sesama Truk

Di sini juga, yayasan dari Wiyataguna Bandung datang ke Ponpes tersebut untuk meninjau anaknya LPN, Asy.

Winarno staf dari yayasan Wiyataguna Bandung, mengatakan pihaknya ke Lampung Utara guna meninjau langsung Asy.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pengumpulan informasi soal penganiayaan anak kandung oleh Ibunya sendiri.

“Semuanya sudah diketahui hasilnya, pertama kondisi anaknya dalam keadaan baik, sehat,” ujarnya.

Ia juga mendapat informasi, jika anak tersebut tidak ada yang mau merawatnya baik dari keluarga LPN ataupun dari keluarga suaminya.

Ini kan masalah lagi kedepannya, kalau ibunya tetap dilakukan penahanan,” kata Dia.

Untuk itu, dirinya berharap jika nantinya LPN, dapat menghirup udara bebas, sekiranya dapat bekerja di panti tersebut. 

“Masalah ekonomi yang harus diperhatikan semua pihak. Jika bisa nanti bisa kerja di sini, di  Panti Asuhan Nurul Muttaqin,” harapnya.

Muryadi, ketua yayasan pondok pesantren dan Panti Asuhan Nurul Muttaqin mengatakan selama Asy di sini, kondisinya dalam keadaan baik.

“Kami mengurusnya dengan penuh kasih sayang,” ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved