Berita Lampung

BBM Mahal dan Langka Buat Nelayan di Tulangbawang Lampung Ogah Melaut

Nelayan Kampung Sungai Burung Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang terpaksa menghentikan lajur perahu yang menjadi alat mencari nafkah

Editor: soni
Tribun Lampung/Candra Wijaya
Perahu para nelayan Kampung Sungai Burung, Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang terpaksa memberhentikan aktivitas pasca tinggi dan langkanya BBM jenis solar di wilayah setempat. 

Yang sudah di rekomendasikan pemerintah daerah Kabupaten Tulangbawang melalui Dinas Perikanan.

"Saat itu pasokan minyak solar cukup tersedia dikarenakan kami mendapatkan pasokan dari sejumlah SPBU yang sudah direkomendasikan melalui Dinas Perikanan," terangnya.

Tetapi saat ini, pasokan BBM di wilayah setempat sudah tidak bisa didapatkan kembali walau sudah mendapatkan rekomendasi dari Dinas Perikanan.

"Saat ini pasokan yang biasa didapat dari SPBU sudah tidak bisa kami dapatkan kembali, walau sudah mendapatkan rekomendasi dari Dinas Perikanan," ungkapnya.

Akibat mahal dan sulitnya mendapatkan pasokan BBM, kondisi perekonomian nelayan di pesisir laut Kecamatan Dente Teladas itu, kian hari semakin terpuruk. 

Dirinya juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Tulangbawang dan Polres Tulangbawang, agar mencarikan solusi bagi nelayan di Kampung Sungai Burung, Kecamatan Dente Teladas.

Agar kembali mendapatkan pasokan BBM jenis solar, demi keberlangsungan hidup warga setempat yang sebagian besar, 95 persen mencari nafkah sebagai nelayan

"Kami berharap kepada Pemerintah daerah, dan Polres Tulangbawang dapat membantu dalam mencarikan solusi kepada para nelayan di pesisir pantai Kabupaten Tulangbawang ini," tandasnya. ( Tribunlampung.co.id / Candra Wijaya )

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved