Berita Lampung

Jambret di Jalan Lintas Sumatera Lampung Tengah Terciduk Polisi di Rumahnya

Dua pelaku jambret tas milik pengendara motor di ruas Jalan Lintas Sumatera ini ternyata pengangguran di wilayah Lampung Tengah.

Tribunlampung.co.id / Deni Saputra
Ilustrasi borgol. Pelaku jambret di ruas Jalan Lintas Sumatera Lampung Tengah terciduk polisi di rumahnya. Pelaku berhasil merampas paksa tas pengendara motor yang berisi barang senilai Rp 10 juta. 

"Pelaku kemudian merampas tas milik korban," katanya.

"Saat itu korban dalam keadaan terdesak karena dipepet motor pelaku,’’ tambah Kapolsek.

AKP Tarmuji mengatakan, tas yang direbut pelaku posisinya diletakkan di tengah antara korban dan ibu korban.

"Dalam kondisi tersebut sempat terjadi tarik menarik antara korban dengan pelaku," katanya.

"Para pelaku sempat terjatuh dari sepeda motornya, namun kedua pelaku berhasil mangambil tas korban,’’ kata Kapolsek.

Saat itu, lanjut AKP Tarmuji, pelaku berhasil membawa tas korban lalu melarikan diri ke arah Kampung Gunung Batin.

AKP Tarmuji mengatakan, tas berwarna coklat corak merah milik korban yang dirampas pelaku berisi 2 unit Hp merk Vivo Y12 , 1 unit Hp Redmi 9A warna hitam, 2 lembar STNK sepeda motor Honda Beat dan sepeda motor Honda Revo milik korban, KTP milik ibu korban serta uang tunai Rp 600 ribu.

Ia mengatakan, atas kejadian yang dialaminya, korban mengalami kerugian lebih kurang Rp.10 juta dan melaporkan ke Polsek Terusan Nunyai.

Kapolsek mengatakan, berbekal laporan korban dan melakukan penyelidikan, didapat informasi terkait keberadaan pelaku.

Atas terpenuhinya berkas laporan, lanjut Kapolsek, dan informasi tentang keberadaan pelaku, Tim Tekab 308 Polsek Terusan Nunyai dengan dipimpin langsung oleh Kapolsek menuju lokasi untuk melakukan penangkapan.

“Kedua pelaku berikut barang bukti berupa 1 unit Hp Redmi 9A warna hitam milik korban berhasil diamankan petugas dan mereka mengakui semua perbuatannya," katanya.

Kini para pelaku berikut BB telah diamankan di Mapolsek Terusan Nunyai guna dilakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan (curas), dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

(Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved