Berita Lampung

Paku Sugha Olahraga Tradisional Lampung Barat seperti Voli, Pemain Pakai Sarung

Masyarakat Lampung Barat mempertahankan berbagai budaya tradisonal salah satunya olahraga yang disebut Paku Sugha.

Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Bobby Zoel Saputra
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus beserta jajaran bermain olahraga tradisional Paku Sugha saat gelaran HUT ke-31 Lampung Barat di halaman Kantor Bupati, Sabtu (24/9/2022). 

Tribunlampung.co.id, Lampung Barat - Lampung Barat miliki warisan budaya tradisional berupa olahraga bernama Paku Sugha.

Dengan bagitu selain pariwisata dan kulinernya, Lampung Barat merupakan kabupaten yang terkenal dengan adat dan budaya tradisionalnya.

Berbagai macam warisan budaya tradisional masih dipertahankan oleh masyarakat Lampung Barat tak terkecuali olahraga tradisional Paku Sugha ini.

Diketahui bahwa Paku Sugha merupakan olahraga yang bisa dibilang sedikit mirip dengan olahraga bola voli.

Namun yang membedakannya ialah Paku Sugha ini menggunakan bola dari tumbuhan pakis dan injang atau sarung sebagai alat pemantulnya.

Baca juga: Tempat Wisata di Lampung, Seramnya Rumah Hantu RS Kartika Bikin Sport Jantung

Baca juga: Adrianus, Pemuda Metro Lampung Juara III Festival Layang-layang tingkat Nasional di Jawa Timur

“Olahraga tradisional ini menggunakan tumbuhan pakis untuk bolanya, sementara untuk memantulkannya memakai kain sarung,” kata Kabid Olahraga Disporapar Lampung Barat, Cekden Hamdan, Minggu (2/9/2022).

Selain itu Cekden mengatakan bahwa dulunya olahraga Paku Sugha dimainkan oleh masyarakat Lampung Barat khususnya yang berada di Kecamatan Belalau sebagai sarana pelepas lelah seusai bekerja.

Olahraga Paku Sugha menggambarkan kebersamaan saling melengkapi kegembiraan antar sesama masyarakat.

“Olahraga ini merupakan sarana pelepas rasa lelah bagi masyarakat yang sudah seharian bekerja,” kata Cekden.

“Saat sore hari ketika masyarakat selesai bekerja di kebun, mereka selalu berkumpul di lapangan luas,” tambahnya.

“Mereka berkumpul kemudian bermain Paku Sugha dengan penuh rasa kegembiraan,” lanjutnya.

Arena permainan olahraga Paku Sugha ini menggunakan lapangan yang berada di daratan berumput, daratan berpasir, dan daratan ubin.

Baca juga: Dinas Sosial Lampung Barat Bantah Ada Potongan Dana Santunan Anak Yatim

Baca juga: Satreskrim Polres Lampung Barat Terima Penyerahan Miras dari Sejumlah Pedagang  

Biasanya bentuk arena Paku Sugha ini mempunyai panjang 14 meter, lebar 7 meter, tinggi net 2 meter, dan tanda garis pembatas arena diberi garis.

Tiap tim terdiri dari 2 pasangan dan setiap pasangan terdiri dari 2 orang, jadi untuk satu timnya berjumlah 4 orang.

Tim yang akan menang ialah tim yang sudah bisa mengumpulkan poin sebanyak 9 poin saat pertandingan berlangsung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved