Berita Lampung

Dua Lokasi Rawan Kecelakaan di Tulangbawang, 68 Korban hingga September 2022

Terdapat dua titik lokasi rawan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Tulangbawang. Mengenai korban kecelakaan tercatat 68 orang hingga September.

Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Candra Wijaya
Kasat Lantas Polres Tulangbawang, Iptu, Glend Felix saat ditemui Tribunlampung.co.id, Kamis (6/10/2022). Dua lokasi rawan kecelakaan di Tulangbawang, 68 korban hingga September 2022. 

Tribunlampung.co.id, Tulangbawang - Terdapat dua titik lokasi rawan kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Kabupaten Tulangbawang

Adapun dua lokasi rawan kecelakaan tersebut yaitu Letter S atau tikungan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Cakat Raya, serta tanjakan Cakat Raya, Kecamatan Menggala Timur.

"Dua lokasi itu merupakan lokasi rawan kecelakaan di Tulangbawang," jelas Kasat Lantas Polres Tulangbawang, Iptu Glend Felix kepada Tribunlampung.co.id, Kamis (6/10/2022).

Dirinya juga menjelaskan, dua lokasi tersebut merupakan jalan dengan spesifikasi tanjakan dan tikungan tajam.

Sehingga mengakibatkan kendaraan rentan terjadinya kecelakaan beraduan ataupun tunggal.

Baca juga: Kandang Ternak Terbakar di Lampung Timur, 7 Ekor Kambing dan Puluhan Ayam Hangus Terbakar

Baca juga: Satu Pembunuh Sekeluarga di Way Kanan Tertangkap di Lampung Selatan

"Untuk lokasi tanjakan Cakat, kecelakaan biasa terjadi akibat sulitnya kendaraan naik hingga terguling jatuh," ucapnya.

Sedangkan untuk lokasi tikungan dekat SPBU Cakat Raya, kecelakaan sering terjadi akibat kesalahan pengendara melihat marka jalan tikungan tersebut.

"Terkadang banyak pengendara yang membawa kendaraan dengan posisi kencang, salah melihat marka jalan saat posisi tikungan sehingga terjadinya kecelakaan," terang Kasat.

Khususnya para pengendara dari luar daerah yang tidak mengetahui lokasi daerah rawan jalan di Tulangbawang.

Hingga kini, sebanyak 68 kejadian Kecelakaan Lalu Lintas telah terjadi di Kabupaten Tulangbawang.

Jumlah tersebut terhitung sejak Januari hingga September tahun 2022 kemarin.

"Sejak Januari hingga September 2022, terhitung sebanyak 68 kejadian Lakalantas terjadi di Tulangbawang," ungkapnya.

Menurutnya, dari 68 korban Lakalantas itu bervariatif dari korban luka ringan, luka berat hingga meninggal dunia.

"Dari 68 korban itu bervariatif, dari luka ringan, berat hingga meninggal dunia di tempat saat kejadian," bebernya.

Kasat juga mengungkapkan hingga kini, lokasi rawan di tanjakan Cakat Raya sudah menelan 7 korban dengan kondisi luka berat.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved