Berita Terkini Artis

Bisnis Rizky Billar Merugi Rp 400 Miliar Imbas KDRT terhadap Lesti Kejora

Imbas kasus dugaan KDRT terhadap Lesti Kejora, bisnis Artis Rizky Billar disebut merugi Rp 400 miliar.

Tayang:
Editor: taryono
instagram
Adek, Kuasa hukum Rizky Billar dan Lesti Kejora. Imbas kasus dugaan KDRT terhadap Lesti Kejora, bisnis Artis Rizky Billar disebut merugi Rp 400 miliar. 

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Bisnis Artis Rizky Billar disebut merugi Rp 400 miliar imbas kasus KDRT terhadap Lesti Kejora.

Hal tersebut disampaikan Kuasa hukum Rizky Billar, Adek Erfil Manurung.

Menurut Adek, imbas pemberitaan KDRT membuat Rizky Billar kehilangan kerja sama dengan sebuah perusahaan besar.

"Hancur, semua hampir, semua bisnis dia hancur," ungkapnya, Sabtu (8/10/2022), dikutip dari TribunJakarta.com.

"Yang kerja sama salah satu pengusaha, kalau enggak salah sekitar Rp 400 miliar sahamnya, enggak tahu saya yang mana," lanjut Adek.

Baca juga: Nagita Slavina Diteriaki Penggemar Cipung karena Kecewa Rayyanza Tak Datang ke Jajarans Festival

Baca juga: Bilqis Malu Lihat Penampilan Ayu Ting Ting di BTS: Nggak Masalah Selagi Uangnya Halal

Mental Rizky Billar dan Keluarga Disebut Terganggu

Selain itu, Adek menyebut mental Rizky Billar dan keluarganya terganggu imbas dugaan KDRT Lesti Kejora.

"Terus siapa mau yang bertanggung jawab? Sekarang saya mau tanyakan kepada penyidik, buktikan klien saya membanting berkali-kali harus dibuktikan dulu."

"Kalau tidak benar siapa yang mau bertanggung jawab? Ini sudah kena mental, klien dan keluarganya," ungkap Adek, Sabtu, dilansir Grid.ID.

Nama Baik Rizky Billar Hancur

Baca juga: Foto Lesti Kejora Umrah dan Pangku Baby L di Mekkah Beredar

Baca juga: Jalani Ibadah Umroh, Lesti Kejora Menangis Pilu Peluk Ayahnya di Depan Kabah

Diberitakan TribunJakarta.com, Adek menduga ada pihak ketiga yang mengompori Lesti Kejora terkait laporan dugaan KDRT ke polisi.

Menurut Adek, nama Rizky Billar makin lama makin hancur setelah pemberitaan KDRT.

"Nama baiknya sudah hancur akibat pemberitaan yang dilakukan netizen, siapa yang bertanggung jawab jika tidak terbukti?"

"Saya hanya bingung kepada pihak penyidik, buktikan bahwa bener enggak klien saya melakukan banting-banting berkali-kali?" ujar dia, Sabtu.

Selanjutnya, Adek mempertanyakan soal keberadaan saksi di lokasi.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved