Eksklusif Kasus Kecelakaan di Lampung

Kecelakaan di Lampung Tinggi karena Banyak Jalan Rusak yang Bahayakan Pengendara

"Pertama semestinya kita bisa memperhatikan dan memastikan setiap sarana dan prasarana yang ada di jalan dalam kondisi baik," ujarnya. 

Tayang:
Editor: Indra Simanjuntak
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Ilustrasi. Dari 2.376 korban kecelakaan di Lampung selama tahun 2022, sebanyak 469 orang di antaranya meninggal dunia. 

Dimana jajarannya sering menemui kasus laka lantas akibat jalan rusak yang berlubang.

"Iya karena jalan rusak itu kadang pengendara itu kaget dan berusaha mengindari lubang,"

"Kemudian dari arah berlawanan ada pengendara lain sehingga kecelakaan tak terelakkan," kata Muhammad Ali.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga menemukan kasus laka di jalan yang curam dan bergelombang.

Baca juga: 469 Orang Tewas di Jalan, 1.287 Kasus Lakalantas Sepanjang 2022 di Lampung

Baca juga: Polsek Seputih Banyak Tangkap Penadah dan Pelaku Pencuri Emas di Lampung Tengah

Alsyahendra menambahkan, baru-baru ini pihaknya mendapat laporan kasus kecelakaan karena faktor jalan.

"Ya, kemarin itu ada kecelakaan di Tulangbawang dan Lamsel karena dua hal ini. Paling banyak karena jalan rusak dan jalan curam," kata dia.

Pihaknya saat ini telah meminta jajaran Polres di Kabupaten/Kota agar melakukan pemetaan titik-titik jalan yang rawan menjadi penyebab kecelakaan.

"Saat ini seluruh polres sedang kami mintakan untuk melakukan pemetaan titik rawan laka. Jalan curam dan jalan rusak yang menjadi area black spot," kata dia.

(Tribunlampung.co.id)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved